Hukum & KriminalKota Metro

Baru Cair Bansos PKH, Seorang Lansia di Kota Metro Dihipnotis

×

Baru Cair Bansos PKH, Seorang Lansia di Kota Metro Dihipnotis

Sebarkan artikel ini

 

Ibu Surhayati (83) thn merenungi di kantin kantor Pos Metro usai Dihipnotis

METRO, (LC)– Seorang wanita lanjut usia (lansia), Surhayati (83) menjadi korban hipnotis dengan modus ditawarkan beras seberat 200 Kilogram.

Korban kehilangan uang bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp. 1.575.000 yang dilakukan satu orang pelaku berjenis kelamin lelaki.

Kejadian tersebut terjadi di Halaman Kantor Pos Cabang Kota Metro, Provinsi Lampung, pada Senin, 24 Februari 2025 pagi.

Menurut salah satu Pendamping Sosial Masyarakat (PSM) mengatakan bahwa, Korban merupakan Lansia Warga Hadimulyo Barat.

“Jadi Lansia bernama Surhayati tadi pagi mengambil bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Kantor Pos Cabang Metro sebesar Rp. 1.575.000,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menceritakan modus pelaku hipnotis dengan menawari uang bansos dibelanjakan beras sebanyak 200 Kilogram.

“Jadi ibu Surhayati dihipnotis di pinggir Jalan Kantor Pos Cabang Metro setelah selesai mengambil duit Bantuan Sosial (Bansos) tadi pagi jam pukul 08.00 Wib,” ungkapnya.

Sementara itu, Fini Pedagang Kantin Pos mengungkapkan kronologi kejadian hipnotis korban ditawarin untuk membeli beras di Lapangan Samber.

“Jadi ibu Surhayati ini di datangi pelaku dibonceng dengan mengendarai sepeda motor secara gratis. Lalu, pelaku menawari beras untuk ditukarkan dengan beras sebanyak 200 Kilogram di Lapangan Samber,” ujarnya.

“Kemudian korban setelah sesampai di Lapangan Samber diminta KTP dan KK untuk syarat pembelian beras 200 Kilogram. Namun, ibu Surhayati menolak untuk memberikan KTP dan KK tersebut,” jelasnya.

Fini menambahkan, akhirnya pelaku dengan meminta uang korban untuk mengambil beras. Kemudian, korban tersebut memberikan uang yang diterima dari pencairan Bantuan Sosial (Bansos) kepada pelaku.

“Jadi setelah pelaku berhasil membawa uang tersebut. Barulah korban ibu Surhayati menyadari bahwa ia menjadi korban Hipnotis,” tuturnya.

Hingga kini, untuk diketahui korban masih melakukan pelaporan di Kantor Kepolisian Polres Metro guna memberikan keterangan. (LC-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.