GUNUNGSUGIH, (LC)—Bupati Lampung Tengah, H. Ardito Wijaya, MKM dengan tegas mengatakan di daerahnya tidak ada kompensasi apapun terhadap penyalahgunaan narkoba mulai dari bandar, pengedar dan pengguna barang haram itu. Karena, peredaran gelap Narkoba dan zat adiktif lainnya sangat merusak generasi bangsa.
Hal itu ditegaskan oleh Ardito Wijaya saat memberikan sambutan sebagai Pembina Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Kabupaten Lampung Tengah dalam acara Pelantikan Pengurus DPC Granat Lampung Tengah di Nuwo Balak, Rabu (16/4/2025).
Dihadapan Ketua Umum DPP Granat, Prof Dr. KRH. H Henry Yosodiningrat, SH, MH, Ketua DPD Granat Provinsi Lampung H. Toni Eka Candra dan Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen Pol Norman W. Bupati Lampung Tengah itu dengan lantang untuk bertekad Lampung Tengah ‘Bersinar’ (Bersih dari Narkobar).
“Tidak ada toleransi bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. Jika ada PNS Lampung Tengah yang terlibat penyalahgunaan Narkoba Maka langsung diproses dan siapkan proses pemecatan,” tegasnya.
Menurutnya, untuk menuju Indonesia Emas, tentunya dibutuhkan generasi yang tangguh dan sehat. Oleh karena itu seluruh masyarakat harus mampu menghentikan peredaran gelap Narkoba di Lampung Tengah, dan bisa bekerja sama dengan semua pihak.
“Mari kita sama-sama bergerak menuntaskan dan memerangi persoalan Narkoba,” ajaknya.
Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini juga optimis DPC GRANAT Lampung Tengah mampu membersihkan peredaran Narkoba di Lamteng.
“Lakukan, kerjakan, perangi Narkoba. Kita lakukan perlawanan terhadap penyalahgunaan Narkoba,” tuturnya.
Sedangkan Ketua DPP Granat Prof. Dr. KRH. H. Henry Yosodiningrat SH, MH kembali menegaskan bahwa Granat ini telah terbentuk hampir di setiap daerah di Indonesia.
“Untuk itu saya berharap, dari ribuan jumlah anggota yang telah terbentuk ini untuk dapat memerangi narkoba ditingkat terbawah sampai ke desa-desa,” harapnya.
Granat, kata Bang Henry panggilan akrab Keum DPP Granat itu memiliki motto mengabdi untuk bangsa. Selain itu, Granat juga memiliki visi untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Ketum DPP Granat itu mengakui bahwa dirinya enyadari bahwa peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba jenis baru di Indonesia pun semakin marak. Oleh karena itu, hal ini menjadi tantangan baru yang harus dijawab oleh semua elemen bangsa.
“Dibutuhkan kerjasama yang baik dengan seluruh pengurus DPP khususnya, karena itulah yang akan memberikan arahan secara nasional mengenai strategi apa yang akan dilakukan oleh DPP Granat,” jelasnya.
Di lain sambutan, Ketua DPC Granat Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) H. Abdulah Surajaya, SH, MH juga menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah Lampung Tengah dalam upaya memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan (narkoba).
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberantas peredaran narkoba di sini. Saya berharap Granat Lamteng dapat menjadi garda terdepan dalam menumpas peredaran gelap Narkotika dan zat aktif lainya,” tegas Surajaya dalam sambutannya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung ini juga menyampaikan, bahwa DPC Granat Lampung Tengah memiliki tagline Bersih Narkoba (BERSINAR). Oleh karena itu.
Pihaknya, ujar Surajaya juga akan bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi Narkotika dan zat adiktif lainnya untuk menuju Indonesia Emas.
“Setelah pelantikan ini, kami berjanji akan bekerja keras membantu pemerintah dalam memerangi narkoba, dan berkolaborasi dengan elemen masyarakat dalam memberantas peredaran gelap narkoba,” ujar Ketua Granat Lampung Tengah. (LC-01)




