Hukum & KriminalKota Metro

Usai Bongkar Muat, Sopir Truk Asal Madura Dipalak Oknum Ngaku “Polisi Malam”

×

Usai Bongkar Muat, Sopir Truk Asal Madura Dipalak Oknum Ngaku “Polisi Malam”

Sebarkan artikel ini

‎

Sopir Truk Asal Madura tengah istirahat di warung sate di Jalan Imam Bonjol, Metro Pusat. (Foto/mat)

METRO, (LC)– Sopir truk angkutan barang lintas provinsi asal Madura mengalami kejadian tak mengenakkan di Bumi Sai Wawai.

‎Ia mengalami kejadian aksi pemalakan oleh oknum yang mengaku preman berkedok “Polisi Malam”. Kejadian itu berlangsung di Jalan Imam Bonjol tepatnya di BRI KC Metro, pada Minggu, 20 April 2025 malam.

‎Kepada Lampungcentral.id, Dani seorang sopir truk asal Madura didampingi kernet mengatakan bahwa, aksi pemalakan yang dilakukan oleh oknum itu saat dirinya berhenti untuk beristirahat sejenak.

‎“Jadi saya lagi pesan makan sate. Tiba- tiba datang seorang oknum berpakai jaket hitam dengan menggunakan anting dua ditelinga. Dia memanggil saat, dan saya pun mengikuti untuk diajak mengobrol di warung depan sekitar itu,” ujar Dani.

Lebih lanjut, Dani menjelaskan bahwa, oknum itu mengaku sebagai Polisi Malam (PM) alias Preman. Ia pun akhirnya menuruti kemauannya, dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 150 ribu.

‎“Oknum itu ngaku sebagai Polisi Malam. Alasannya, dia mengaku untuk uang bongkar muat. Kalau tidak mau ngasih nanti kamu saya tilang,” tirunya.

Akhirnya pun setelah bernego dengan oknum preman itu. Dani seorang sopir asal Madura ini terpaksa mengeluarkan uangnya kepada Oknum tersebut.

“Tadi dia minta uang bongkar muat dengan dalih keamanan  sebesar Rp 500 ribu. Saya pun nego ke dia, akhir saya bayar ke orang itu Rp 150 ribu,” jelasnya.

‎Dani merasa heran, padahal dirinya sudah membayar uang bongkar muat di Pasar Terminal Metro  dengan salah satu organisasi buruh. Namun, dirinya justru mengalami kejadian yang tak mengenakkan.
‎
“Saya tadi habis bongkar muat di Pasar Nuban Terminal. Setelah itu saya istirahat Kok saya didatangi lagi sama orang yang mengaku sebagai Polisi Malam. Setelah saya telepon, ternyata itu yang malak saya oknum preman bukan tempat saya bongkar muat tadi. Saya berharap Aparat Penegak Hukum dapat menangkap oknum tersebut,” tuturnya ‎(LC-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.