GAYABARU, (LC)—Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pendekar Banten Kabupaten Lampung Tengah yang dilaksanakan di Lapangan Srikaton, Gaya Baru Seputih Surabaya, Lampung Tengah Minggu, 29 Juni 2025 dihadiri ribuan anggota Pendekar Banten dan masyarakat berlangsung meriah dan sukses.
Harlah yang pembukaannya agak tertunda itu, dihadiri Ketua Pendekar Banten Provinsi Lampung, H. Tb Hengky Marlonda, SH, Ketua Pendekar Banten Kota Metro, H. Tb Ismail Saleh, SH segenap para pengurus Pendekar Banten seluruh Lampung menampilkan berbagai atraksi seni budaya, khususnya seni silat dan seni debus.
Seluruh rangkaian berjalan lancar sampai akhir bahkan di lapangan Srikaton Gaya Baru dipadati para pengunjung dan pedagang yang sambil berjualan menikmati sajian atraksi seni pencak silat yang rata-rata berasal dari Banten, Bogor, Sunda dan Cirebon.
Dalam sambutan pembukaan acara, Ketua Pendekar Banten H. Timbul Arisandi selain menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran keluarga besar Pendekar Banten dari pelosok Lampung.
Juga, bertekad bulat untuk berpartisipasi dalam pembangunan Lampung Tengah, khususnya Kecamatan Seputih Surabaya.
“Kami siap berpartisipasi aktif membantu program pemerintah di Lampung Tengah untuk mewujudkan daerah yang kondusif, tentram dan aman,” kata Timbul Arinsandi.
Ia menambahkan, mohon dukungan segenap lapisan masyarakat, agar Pendekar Banten di Lampung Tengah tetap berpegang teguh sebagaimana diajarkan oleh para ulama.
Sementara itu, Camat Seputih Surabaya, Feriansyah mengakui kehadiran Pendekar Banten sangat positif di daerah Seputih Suabaya dan Lampung Tengah pada umumnya.
“Kalau melihat dari sisi usia yang masih 4 tahun, ibarat anak yang masih sangat lucu-lucunya,” ujar Feriansyah seraya menambahkan potensi yang dimiliki Pendekar Banten sangat luar biasa.
Puncak acara Harlah ke 4 Pendekar Banten ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan H. Timbul Arisandi, H. Tb Ismail Saleh, SH, H. Tb Hengky Marloanda, SH dan Camat Seputih Surabaya.
Sementara atraksi seni pencak silat dibawakan oleh beberapa perguruan silat yang ada di wilayah Seputih Surabaya, Bandarlampung, dan Kota Metro—termasuk Silat dan Seni Debus Surosowan yang menampilkan atlet Jali dan Salbari. (LC-01)




