Kota Metro

BBI Metro Sebut Dua Jenis Nila Paling Banyak di Budidaya

×

BBI Metro Sebut Dua Jenis Nila Paling Banyak di Budidaya

Sebarkan artikel ini

Lampungcentral.id METRO – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan perikanan (DKP3) Kota Metro melalui Balai Benih Ikan (BBI) Kota setempat menyebut bahwa terdapat dua jenis benih ikan nila yang paling banyak dibudidayakan di Bumi Sai Wawai.

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) BBI Kota Metro, Akhmadi menerangkan bahwa benih ikan yang paling banyak di budidayakan di Metro ialah Nila. Yang mana jenis nirwana dan monosex alias kelamin tunggal paling banyak diburu pembudidaya ikan di Metro.

 

Menurutnya, bibit ikan nila sangat potensial dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika dibudidayakan. Keunggulan benih tersebut ialah karena perkembangannya yang cepat dan dalam tiga bulan dapat menghasilkan bobot yang siap dijual.

 

“Yang paling potensial ada nila. Ikan nila ini ada dua jenis. Yaitu ikan nila nirwana dan nila monosex, jadi yang monosex ini jantan semua. Saat ini kita sedang fokus mengembangkan bibit ikan nila jenis nirwana dan monosex untuk memenuhi kebutuhan pasar,” kata dia kepada awak media, Jum’at (14/7/2023).

 

Selain benih ikan nila, pihaknya juga mengembangkan sejumlah benih ikan lain mulai dari ikan lele, baung, mas dan gurame. Menurutnya, produksi benih ikan di Kota Metro telah mencapai sekitar 30 ribu ikan per bulan.

 

“Pola pembenihannya dilakukan langsung di UPTD BBI, ditopang sebanyak 50 kolam yang terdiri dari kolam pemijahan, penampungan benih, hingga pembesaran, serta terletak di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Sumbawa dan di Landbouw,” terangnya.

 

Tak hanya itu, BBI Metro juga melakukan pemijahan dengan induk ikan yang bersertifikat. Sehingga, setiap benih ikan yang dihasilkan dapat lolos verifikasi pembudidayaan.

 

“Kita di sini melakukan pemijahan ikan ya. Kita ada sertifikasi cara pembenihan ikan yang baik, jadi melalui pengelolaan induk yang betul, pengelolaan benih. Pemijahan yang dimaksud itu mulai dari memelihara induk, menelurkan, sampai benih. Ikan-ikannya ada nila, lele, gurame, ada lagi ikan mas dan baung,” bebernya.

 

“Hasil pembenihan kita rata-rata 30 ribuan dalam sebulan, itu campur-campur. Itu rata-rata, bisa kurang bisa lebih, karena tergantung dia nelurnya. Kita hanya sebatas memfasilitasi dia menelur saja. Kalau kolam yang produktif, di tempat kita ada sekitar 50 kolam,” tandasnya.

 

Sementara itu, untuk pendistribusian bibit ikan, pihaknya menyasar kelompok pembudidaya dengan prosedur pemesanan via aplikasi benih Metro atau dapat menyambangi langsung Kantor UPTD BBI Kota Metro. (Yoga)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.