Kota Metro

Walikota Perintahkan Lima OPD Beri Layanan Pasca Kebakaran Pabrik Tomo

×

Walikota Perintahkan Lima OPD Beri Layanan Pasca Kebakaran Pabrik Tomo

Sebarkan artikel ini

Lampungcrntral.id METRO – Walikota Metro, Wahdi memerintahkan lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota setempat memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pekerja pasca kebakaran dua gudang carnel milik PT Sinar Jaya Inti Mulya (SJIM) yang dikenal sebagai pabrik Tomo di Metro Utara pada Jum’at (4/8/2023) lalu.

 

Perintah tersebut merupakan tidak lanjut dari rapat koordinasi (Rakor) khusus penanganan dampak kebakaran pabrik Tomo. Walikota menyebut hal itu sebagai upaya dan tanggungjawab Pemkot Metro dalam melindungi keselamatan masyarakat.

 

Wahdi meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan kunjungan ke setiap rumah warga sekitar pabrik Tomo untuk mengecek kesehatan masyarakat hingga petugas pemadam kebakaran.

 

“Dinas Kesehatan untuk terus melakukan Home Care atau pelayanan medis dengan menerjunkan tim medis kepada masyarakat sekitar pabrik, termasuk kepada karyawan dan petugas pemadam,” kata dia, Rabu (9/8/2023).

 

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota setempat juga diminta untuk melakukan pengecekan dampak lingkungan serta jaminan bantuan kepada masyarakat.

 

“Dinas Lingkungan Hidup agar memastikan kondisi udara dan air di sekitar pabrik dengan kondisi baik melalui pemeriksaan laboratorium,” ujarnya.

 

“Dinas Sosial agar menjamin pihak perusahaan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat bila ada dampak lanjutan,” sambungnya.

 

Tak hanya itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) juga diminta untuk berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

 

“Dinas KP3 memastikan kondisi baik terkait makhluk hidup sekitar wilayah pabrik, seperti pertanian maupun perikanan,” bebernya

 

“Lalu dinas tenaga kerja dan transmigrasi bersama Camat dan lurah dapat membantu memediasi pihak perusahaan dan karyawan agar menjamin pekerjaan terhadap karyawan yang dirumahkan selama renovasi pabrik yang terbakar,” imbuhnya.

 

Walikota jug memberikan sejumlah rekomendasi kepada pihak perusahaan agar memperhatikan hal-hal yang bersifat penting.

 

“Diantaranya, memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja atau K3, menyiapkan racun api atau alat pemadam kebakaran ringan (APAR) mobile, hingga membuat hydrant yang mudah terjangkau dan digunakan saat terjadi kebakaran,” terangnya

 

Meskipun begitu, Wahdi tetap mengapresiasi kinerja tim yang sudah bekerja secara baik dan maksimal saat penanganan kebakaran, juga atas penanganan dampak bencana kebakaran yang telah dilakukan.

 

“Terimakasih atas kerjasama Kabupaten Lamteng, Lamtim, Lamsel, Bandar Lampung dan pihak Bandara Raden Inten II yang telah menurunkan tim Damkarnya. Ini membuktikan kekompakan dan kerjasama yg baik antar daerah di Lampung,” tandasnya. (LC)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.