Kota Metro

Dr Buyung Syukron Terpilih Jadi Auditor Surveillance ISO 9001:2015

×

Dr Buyung Syukron Terpilih Jadi Auditor Surveillance ISO 9001:2015

Sebarkan artikel ini
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro kembali menoreh prestasi skala Nasional dengan terpilihnya dosen Dr Buyung Sukron, SAg, SS, MA sebagai auditor untuk masjid terbesar di Asia Tenggara, Masjid Istiqlal melakukan Surveillance ISO 9001:2015. FOTO: Ist/LC

METRO, (LC)—Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro kembali menoreh prestasi skala Nasional dengan terpilihnya dosen Dr Buyung Sukron, SAg, SS, MA sebagai auditor untuk masjid terbesar di Asia Tenggara, Masjid Istiqlal melakukan Surveillance ISO 9001:2015.

Ditunjuknya Dr Buyung Syukron menjadi auditor salah satu masjid terbesar tersebut oleh PT Decra Group Indonesia satu-satunyanya lembaga internasional yang mempunyai kewenangan dan tanggungjawab atas proses penjaminan mutu pada masjid Istiqlal—masjid kebanggaan masyarakat Indonesia.

Torehan prestasi, tanggungjawab dan kebanggaan bagi civitas academica IAIN Metro tentu bagi para dosen, khususnya Dr Buyung Syukro, SAg, SS, MA adalah sebuah kehormatan yang nilainya sangat mulia. Dr Buyung Syukron akan melakukan audit (surveillance) mulai tanggal tanggal 23 sampai 24 Januari 2025 ini.

Ketika dikonfirmasi saat akan melakukan audit, Dr Buyung Syukron, SAg, SA, MA kepada Lampung Central (LC) menyatakan, informasi penunjukan dirinya itu benar, dia ditunjuk menjadi salah satu auditor pada masjid Istiqlal bersama auditor lain,  Prof Dr Sugeng Listyo Prabowo, MPd.

“Proses audit yang akan dilakukan pada Masjid Istiqlal Jakarta, sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara dan ikon kebanggaan umat Islam Indonesia, memiliki peran  sangat strategis, baik dalam aspek keagamaan, sosial, maupun budaya,” jelas Buyung.

Kemudian katanya, dengan tingginya kunjungan masyarakat dari dalam dan luar negeri, termasuk wisatawan dan tamu kenegaraan. Pengelolaan Masjid Istiqlal dituntut untuk memenuhi standar mutu yang tinggi.

“Salah satu langkah penting yang mendukung pencapaian tersebut adalah penerapan dan surveillance International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015,” ujar Buyung Syukron.

Lebih lanjut dosen IAIN Metro menambahkan, masjid ini juga mengelola berbagai aktivitas kependidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

Perlu diketahui, saat ini Masjid Istqlal dipimpin Imam Besar Prof Dr Nasarudin Umar, MA sekaligus sebagai Menteri Agama RI ini, akan di audit meliputi aspek sistem manajemen yang diterapkan apakah tetap konsisten, efektif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dalam konteks ini, kata Buyung Masjid Istiqlal, surveillance ISO menjadi krusial untuk untuk menjaga standar operasional di berbagai aspek, antara lain, manajemen kebersihan dan lingkungan, pelayanan jemaah dan pengunjung, keamanan dan keselamatan, efisiensi pengelolaan energi dan teknologi, dan citra dan reputasi global.

Secara detail ungkap Dr Buyung Syukron, proses surveillance penjaminan mutu berstandar ISO ini juga, akan difokuskan tidak hanya pada terpenuhinya kewajiban administratif oleh pengelola Masjid Istiqlal, akan tetapi akan membidik dan menyasar pada aspek pemberian pengalaman terbaik kepada para jemaah dan pengunjung.

“Lebih dari itu, standar ini akan menjadi parameter nyata dalam komitmen menjaga kualitas pengelolaan masjid Istiqlal yang sangat dibanggakan, memaksimalkan fungsi sosial-keagamaan,” ungkapnya

Dan, proses pun akan memastikan tentang keberlanjutan operasional di masa depan. Surveillance ISO adalah wujud nyata profesionalisme dalam pengelolaan Masjid Istiqlal sebagai ikon peradaban Islam di Indonesia bahkan dunia di samping akan melihat secara langsung proses pengelolaan lainnya yang terintegrasi pada Masjid Istiqlal ini.

Melalui media Lampung Central ini, Dr Buyung Syukron, SAg, SS, MA mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak termasuk IAIN Metro, semoga tugas ini dapat dilaksankan dengan baik dan mampu meningkatkan citra lembaga (IAIN Metro) ke depannya.

“Mohon doa, agar tugas ini dapat terlaksana dengan baik sekaligus memberikan dampak besar dalam pengelolaan masjid yang lebih bermutu di Indonesia,” kata dia. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.