METRO, (LC)—Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ir Bangkit Haryo Utomo membantah keras adanya penarikan mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota aktif sebagaimana isu yang merebak di kalangan tertentu beberapa hari belakangan ini.
Bantahan Sekdakot Metro itu disampaikan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (4/2/2025), bahkan Bangkit mengatakan maksud dan tujuan menginventarisir kendaraan dinas adalah permintaan Walikota Wahdi sendiri.
Apalagi Bangkit menolak yang dimaksud menginventarisir kendaraan dinas (Randis) dikatakan penarikan randis. Dalam kesempatan itu Bangkit mengatakan, persiapan inventaris mobil dilakukan atas instruksi Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, yang berinisiatif mempersiapkan randis untuk mengantar Walikota dan Wakil Walikota terpilih, saat mengikuti prosesi pelantikan di Jakarta tanggal 20 Februari 2025 mendatang.
“Jadi, itu Pak Walikota Wahdi yang menginstruksikan dan menyerahkannya, bukan diambil atau ditarik, melainkan itu diserahkan untuk persiapan,” jelas Bangkit.
Dikatakannya, mobil dinas Toyota Innova Zenix itu memang dipersiapkan untuk nanti dipakai Walikota dan Wakil Walikota Metro terpilih ke Jakarta. Itu, diinstruksikan oleh Walikota Wahdi.
“ Agar mobil itu diserahkan, supaya bisa dilakukan pemeliharaan sebelum digunakan berangkat ke pelantikan di Jakarta, yang sebelumnya 6 Februari ternyata diundur sampai tanggal 20 Februari ini,” jelas Bangkit lagi.
Ditambahkan Bangkit, randis tersebut saat ini sedang dilakukan sterilisasi dan pemeliharaan harian di kediaman Asisten 1, Supriyadi, SH. Untuk menunjang mobilitas Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman yang statusnya masih sebagai walikota dan wakil walikota aktif menjabat, Pemkot Metro menyediakan sejumlah kendaraan roda empat lainnya sebagai inventaris.
“Nah, kalau untuk Pak Wahdi dan Pak Qomaru itu masih ada randis lainnya, ada Pajero, dan ada Innova Reborn. Semua masih dipakai, karena beliau berdua kan masih aktif menjabat,” tutur Sekdakot Metro. (LC-01)









