Lampungcentral.id METRO -Pemerintah Kota ( Pemkot ) Metro meresmikan Pasar takjil 28 komplek kelurahan Purwosari kecamatan metro utara ,Minggu ( 26/03).Di pasar takjir tersebut banyak dijual berbagai jenis jajanan dan makanan siap saji.

Walikota Metro Wahdi mengapresiasi dengan digelarnya pasar takjil 28 Purwosari agar Kota Metro bisa menjalankan semboyan Metro Bangga Beli (MB2) dan mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya para pedangan dan pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan di lokasi tersebut.
“Tentunya Pemkot Metro mengapresiasi setiap kegiatan yang akan berdampak baik terhadap masyarakat. Apakah itu di sektor ekonomi, SDM, atau UMKM nya juga. Masyarakat Metro ini secara genetiknya sudah baik, maka tinggal kita saja (pemerintah) yang harus punya kemampuan mengelolanya dengan baik,” kata Wahdi.
Di tempat yang sama, Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo turut membagikan jajanan kolonis khas etnis Jawa di Kota Metro. Puluhan bungkus kue tampah terdiri dari klepon, kue kacamata, cenil, getuk, lemet, bugis, ciwel, lapis, gemblong, ketan hitam, ketan putih, brontol jagung, sengkulun, lupis dan bolu singkong dibagikannya secara gratis kepada pengunjung Pasar Takjil Purwosari.
“Ini jajanan yang sudah cukup populer bagi saya. Waktu kecil dulu, saya suka makan jajanan begini. Ya, mudah-mudahan teman-teman juga suka,” kata Bangkit.
Dari pantauan tim media di lokasi, nampak ratusan pengunjung Pasar Takjil Purwosari menyambut kehadiran Wali Kota Metro berserta jajaran dengan penuh antusias. Terlebih, sembari Wahdi berjalan menyusuri dan memantau jalannya aktivitas transaksi di lokasi, ratusan bungkus takjil dengan beragam jenis turut dibagikan kepada masyarakat.
Acara tersebut di hadiri Sekda, Kadis Koperasi dan UMKM, Direktur RSUD Jenderal Ahmad Yani beserta jajaran, Camat Metro Utara, Lurah Purwosari, Sekjen Karang Taruna Kota Metro dan puluhan personel Satpol PP mendampingi di lokasi.( Yoga)









