METRO, (LC)—Pengurus Pendekar Banten Kabupaten Lampung Tengah, kembali mengujungi Markas Komando (Mako) Pendekar Banten di Kota Metro yang dipimpin langsung Ketuanya, H. Timbul Arisandi dan pengurus yang ikut serta sebanyak 6 (enam) orang.
Kunjungan silaturrahmi dan sinerjitas organisasi Pendekar Banten di Lampung itu merupakan wujud kebersamaan dalam rangka meningkatkan komunikasi dan silaturrahmi sesama keluarga besar Pendekar Banten, Sabtu (26/4/2025).
Dalam kesempatan itu, Ketua Pendekar Banten H. Ismail, SH kepada Lampungcentral.id mengatakan, kunjungan pengurus dari Lampung Tengah merupakan kegiatan rutin organisasi, untuk saling memberikan informasi tentang berbagai aspek kehidupan di wilayah masing-masing.
“Kunjungan seperti ini sudah menjadi tradisi di keluarga besar Pendekar Banten,” ujar Ismail yang akrab disebut “kang haji”.
Dalam kunjungan seperti ini, selain membahas kondisi organisasi juga dibicarakan kondisi masing-masing daerah dan program kerja. Itu sangat penting kata Ismail.
Oleh karenanya, tambah dia setelah berbincang santai kami memperoleh gambaran konkrit bahwa keberadaan Pendekar Banten di Lampung sampai saat ini masih diterima baik oleh masyarakat tanpa memandang suku, asal dan status pekerjaan.
“Filosofi demikianlah yang merekat hubungan antaranggota keluarga besar Pendekar Banten, dimanapun mereka bertempat tinggal,” urai Ismail.
Sementara itu, H. Tumbul menambahkan, bahwa silaturrahmi itu sebenarnya indikasi kalau kita masih diberi umur oleh Allah SWT.
“Kita tahu keadaan saudara kita di daerah lain itu merupakan kebahagiaan tersendiri di lingkungan keluarga Pendekar Banten,” ujar dia dengan suara pelan tapi sangat mendalam maknanya.
Tentang situasi dan keamanan di daerah Lampung Tengah menurut H. Timbul Arisandi saat ini dalam keadaan sangat baik, kejahatan semakin menurun karena adanya sinerjitas antara elemen masyarakat dengan penegak hukum serta pemerintah daerah.
Atas kunjungan yang kesekian kalinya, Pengurus Pendekar Banten Lampung Tengah dijamu makan oleh Ketua Pendekar Banten Kota Metro yang didampingi beberapa pengurus dan penasihat, serta ketua Srikandi Non Endru. (LC-01)









