Kota Metro

‎Penjelasan Keluarga Soal Seorang Anak Menggigit Jari Tangan Ibu Kandung Sampai Putus

×

‎Penjelasan Keluarga Soal Seorang Anak Menggigit Jari Tangan Ibu Kandung Sampai Putus

Sebarkan artikel ini
Kondisi Tangan Ibu Kandung (Foto ; Istimewa)

METRO, (LC)– Viral, sebuah foto beredar di media sosial seorang anak menggigit jari tangan ibu kandungnya dan mencolok mata adiknya. Pihak keluarga pun buka suara.

‎Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Ganjar Asri, RT 20/ RW 04, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Provinsi Lampung.

Sontak, pesan broadcast yang beredar di media sosial whatsApp pada Minggu, 01 Juni 2025 malam itu ramai hangat dibicarakan dan menjadi viral  di Bumi Sai Wawai.

Dalam pesan broadcast yang beredar itu, nampak foto seorang pemuda dengan mengendarai motor dinarasikan sebagai seorang psikopat itu memicu simpati dan pertanyaan dari warganet. Orangtua pelaku inisial ASW (29), Ansori memberikan klarifikasi.

Klarifikasi Orang Tua Pelaku ASW (29) thn, Ansori (Kemeja Batik Panjang Kuning) didampingi pamong setempat. Foto ; Istimewa.

Menurut, Ansori orang tua pelaku inisial ASW (29) thn mengatakan bahwa, pihaknya membantah atas foto dan video yang beredar luas di media sosial terkait peristiwa yang menimpa keluarganya.

‎“Saya Ansori warga RT 20, RW 04 Ganjar Asri, saya akan mengklarifikasi terkait beredarnya foto dan video anak dan istri saya yang dinarasikan karena pembantaian bahwa video tersebut tidak benar,” ucap Ansori dalam video tersebut yang diterima media Lampungcentral.id, pada Senin, 02 Juni 2025.

Lebih lanjut, Ansori didampingi Lurah Ganjar Asri serta pamong setempat. Ansori pun membenarkan atas peristiwa yang menimpa keluarganya.

‎“Memang terjadi keributan dalam rumah tangga, tetapi telah saya selesaikan secara kekeluargaan,” ungkapnya.

‎“Dan anak saya saat ini dalam proses pengobatan di Rumah Sakit Kurungan Nyawa Provinsi Lampung,” tambahnya.

Ansori menambahkan, pihaknya meminta kepada warga untuk bijak dalam memberikan informasi di media sosial.

‎“Saya menghimbau kepada warga Kota Metro agar tidak termakan isu hoax yang sangat menyesatkan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.