Lapas dan Granat Kota Metro Siap berkolaborasi Membangun Kerjasama
METRO, (LC)—Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro menyambut baik kehadiran Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) di tengah masyarakat yang saat ini berada dalam lingkaran perkembangan dan kemajuan yang penuh dengan dinamika sosial.
Hal itu dikatakan Kalapas Metro, Tunggul Buwono saat menerima kunjungan kerja dan silaturrahmi Pengurus DPC Granat Kota Metro, Rabu (4/5/2025) di ruang pertemuan Lapas.
Kami, ungkap Tunggul Buwono yang baru 4 bulan menjabat sebagai Kalapas di Metro berterima kasih sekali atas kunjungan teman-teman dari Granat, yang diharapkan ke depan akan terjalin sinerjitas, kolaborasi dan kerjasama yang baik di beberapa masalah, khususnya masalah narkoba.
Kalapas Tunggul Buwono disela sambutannya didampingi pejabat struktural Lapas Kelas IIA Kota Metro menyebutkan angka napi yang ada di Lapas yang bukan hanya berasal dari wilayah hukum Metro, akan tetapi ada napi narkoba titipan daerah dari lainnya sekitar Metro.
“Jumlah napi narkoba terdiri dari bandar, pengedar dan pengguna ada 230 napi,” ungkap Tunggul Buwono seraya menjelaskan persoalan kapasitas hunian Lapas Metro.
Di Lapas Metro ada napi memang titipan dari luar seperti napi narkoba dan teroris, kita memang harus siapa menerima titipan tersebut, sehingga kalau bicara kapasitas Lapas harus dilihat dari sisi tertentu.
Bahkan, Tunggul Buwono bersama pejabat struktural Lapas Kelas IIA Metro menyampaikan informasi, jika sejak beberapa waktu di Lapas tidak ada lagi yang namanya napi bebas menggunakan handphone.
“Kita dengan terjadwal selalu melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan dugaan adanya penggunaan narkoba di LP maupun penyusupan yang dilakukan para pengunjung napi dengan berbagai modus,” kata Tunggul.
Intinya, sekarang ini di dalam LP tak ada lagi yang mencoba menggunakan handphone apalagi narkoba. Diakui oleh Kalapas Metro itu, jika ada yang mencoba menyusupkan barang haram atau HP, itu orangnya sudah sangat tidak bermoral, tidak memikirkan orang lain.
Sementara itu, Ketua Harian DPC Granat Naim Emel Prahana Metro mewakili Ketua DPC Granat Dr. dr. H. Wahdi Sirajuddin, SpOG (K), MH selain menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua dan Sekretaris DPC Granat Metro, dan merasa sangat bangga kunjungan kerja dapat diterima oleh Kalapas dan pejabat di LP Kelas IIA Metro.
Ketua Harian Granat Metro itu sepakat dengan Kalapas Tunggul Buwono untuk terus terjalinnya hubungan komunikasi dan silaturrahmi, guna meningkatkan sinerjitas dan kolaborasi antara kedua pihak.
Dalam kesempatan itu, Naim Emel Prahana menyampaikan kebanggaan tersendiri ketika banyak terjadi perubahan di dalam Lapas Metro. Sehingga dampak positif dari pembinaan terhadap napi sangat terasa.
Sedangkan Koordinator Tim Penyuluh DPC Granat Kota Metro, dr. Agung Budi Prasetyono, SpPD, MKes, Finasim banyak menyampaikan persoalan dampak kesehatan akibat penggunaan narkoba.
Dokter spesialis penyakit dalam, Agung BP menyampaikan harapan perlu adanya pola khusus dalam penanganan pengguna narkoba, termasuk para napi yang ada di LP.
“Kerusakan yang ditimbulkan, selain penyakit HIV/AIDS, berpotensi menjadikan seseorang (pengguna) sulit mengendalikan dirinya secara normal,” ujar dr. Agung BP.
Disela-sela kesibukan di dunia medis yang sampai ke beberapa daerah, dr Agung BP selalu aktif di Granat sebagai Tim Penyuluhan dan edukasi Granat Kota Metro.
Di sisi lain, dalam dialog yang benar-benar santai dengan pihak Lapas Metro, Joni Widodo, SH, MH dan Muhammad Faizal, SIP, MM lebih banyak mengungkapkan realitas yang ada berkaitan dengan dunia narkoba sampai saat ini.
Joni Widodo maupun Muhammad Faizal merupaka tokoh mudah yang bukan hanya di Metro, merupakan sosok wiraswasta yang karirnya terus menanjak.
Dalam kunjungan kerja resmi dan silaturrahmi DPC Granat Kota Metro di Lapas kelas IIA Metro, untuk meningkatkan sinerjitas, kolaborasi dan kerjasama yang lebih di masa akan datang.
DPC Granat Kota Metro mengutus Naim Emel Prahana, SH (ketua harian), dr. Agung Budi Prasetyono, SpPD, MKes, Finasim, Muhammad Faizal, SIP, MM, Enny Melilani Yudita, SKep, Ns, Joni Widodo, SH, MH, Rahmat Topik, SKom, Chairu Chaniago, Ira Kurnia Rahmawati, SSos. (LC-01)









