Foto Terbaik Saya Malam Ini, Pas Banget Menangkap Momen Langka
METRO, (LC)–Malam ini, 14 September 2026 memang lagi ada konjungsi Bulan – Venus. Bulan sabit tipis (waxing crescent) muncul rendah di ufuk barat – barat daya sesaat setelah matahari terbenam. Buat pengamat di luar jalur okultasi, konjungsi dekat ini memang terlihat jelas di malam 14 September 2026.
Venus ada di jarak hanya sekitar 5 derajat atau sekitar 3 jari dari bulan, tepat di atasnya seperti di foto yang aku bersama Lampung Central unggah. Kami melihat moment langka itu, melihat bintang yang sangat menyilaukan di sebelah Bulan sekitar 14 September 2026.
Itu bukan bintang sama sekali, itu planet Venus. Venus adalah planet paling terang di langit dengan magnitudo -4.7, ada di rasi Virgo malam ini.
Kemunculan Venus di dekat Bulan membuat banyak orang terkesima melihat langit dengan moment langka tersebut. Adalah malam ini ratusan pasang mata melihat moment bulan dan venus berdekatan mesra.
Pasangan ini cuma nongol sekitar 1 jam setelah matahari terbenam, jadi jam 19:35 WIB itu timing pas banget sebelum mereka terbenam. Kalau jeli, bagian gelap bulan juga kelihatan samar karena Earthshine. Pastikan melihat dengan teliti foto yang saya ambil tadi.
Foto pas banget nangkap momen langka malam ini!

Yang terang di samping Bulan itu bukan bintang, tapi Planet Venus — yang kita kenal sebagai Bintang Kejora.
Jadi ini apa?
Yang dilihat di langit tadi adalah Konjungsi Bulan – Venus pada 14 September 2026. Bulan sabit tipis akan tampak dalam jarak dekat dengan Venus yang sangat terang. Kalau melihat “bintang” yang menyilaukan di samping Bulan sekitar 14 September 2026, itu bukan bintang sama sekali, melainkan Venus.
Pada malam itu memang:
Sesaat setelah Matahari terbenam, sabit Bulan akan muncul dalam jarak lima derajat dari Venus di atas ufuk barat. Jam di foto saat mengambil menunjukkan pukul 19:35 WIB di Metro Pusat. Itu persis saat keduanya masih nongkrong rendah di ufuk barat, makanya di fotoku terhalang siluet gunung/bukit.
Kenapa bisa berdekatan?
- Bukan dekat beneran. Jarak Bulan ke kita cuma ∼000 km, Venus saat ini lebih dari 100 juta km jauhnya. Mereka cuma kebetulan searah dari sudut pandang kita di Bumi. Ini disebut konjungsi / appulse.
- Kenapa Venus seterang itu? Venus adalah objek paling terang di langit malam setelah Bulan. Magnitudonya malam ini sekitar -4,7, karena awannya sangat tebal dan memantulkan 70% cahaya Matahari. 3. Bulannya Bulan sabit muda. Malam ini fase-nya waxing crescent sekitar 2-3 hari setelah Bulan baru, jadi bentuknya sabit tipis yang miring — khas kalau dilihat dari Indonesia.
Di beberapa wilayah di Eropa dan Afrika, pada 14 September 2026 ini bahkan terjadi okultasi — Venus beneran ketutup Bulan. Di Indonesia kita kebagian versi cantiknya: konjungsi super dekat seperti di fotomu.
Kalau langit Metro cerah besok sore sekitar jam 18:30-19:30, coba lihat lagi ke arah barat. Venus akan masih ada, tapi Bulan sudah bergeser agak ke atas menjauhi Venus. Saya memotret menggunakan ponsel Infinix. Lumayan hasilnya keren.(Naim Emel Prahana/LC-01)









