Kota Metro

Sebanyak 17 Pejabat Eselon II Dilantik Walikota Metro

×

Sebanyak 17 Pejabat Eselon II Dilantik Walikota Metro

Sebarkan artikel ini
Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso melantik 18 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (23/2/2026). FOTO: ist/LC

METRO, (LC)–Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso dengan tegas menyebut bahwa jabatan yang baru diemban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan loyalitas. Sebab, menurut walikota Metro itu jabatan yang diemban bersifat duniawi dan sementara. Dapat diganti-ganti.

Hal tersebut dikatakan walikota Bambang Iman Santoso saat melantik sebanyak 17 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Metro di Aula Kantor Walikota Metro, Senin (23/2/2026).

“Kepada pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat menjalankan amanah baru. Jabatan yang saudara emban adalah bentuk kepercayaan dari pimpinan dan masyarakat. Oleh karena itu, bekerjalah dengan penuh integritas, loyalitas, serta berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar walikota  dihadapan  pejabat yang dilatik.

Walikota Metro menambahkan, jika jabatan duniawi itu pada dasarnya hanya sementara dan seperti ‘gantian-gantian’. Jabatan itu, kata Bambang Iman Santoso  sebenarnya, ya kayak hidup ini. Cuma gantian-gantian saja. Hari ini kita pegang jabatan, besok bisa berganti.

“Tapi, yang paling penting, kita harus sadar bahwa jabatan adalah bagian dari amanah yang akan kita jalankan. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada manusia, tetapi ada yang lebih penting, yaitu di hadapan Allah SWT,” tegasnya dengan nada serius.

Oleh karenanya walikota Metro mengajak para pejabat baru yang dilantik, untuk memanfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan sebaik-baiknya, memberikan pelayanan terbaik kepada umat dan masyarakat.

Orang nomor satu di Kota itu, juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di tengah tuntutan zaman yang semakin maju. Bambang secara khusus menyinggung masalah pelayanan di sektor-sektor yang langsung berhubungan dengan masyarakat, seperti pendidikan, rumah sakit, kecamatan, dan kelurahan.

“Masyarakat hari ini begitu kritis. Mereka mempercayakan jabatan-jabatan di pemerintahan ini kepada kita. Maka, layanilah mereka dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada kelalaian atau kesalahan yang merugikan masyarakat,” ujar Bambang Iman Santoso.

Dan, tabahnya, jika ada kesalahan, kita harus berbenah. Ini adalah tanggungjawab kita bersama,” paparnya. Ia meminta jajarannya untuk terus mengontrol dan mengevaluasi setiap bentuk pelayanan, termasuk di sektor pembangunan fisik, agar masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik.

Berikut daftar nama 17 pejabat yang dirotasi kembali:

  1. Ir. Bangkit Haryo Utomo, MM dari Staf Ahli jadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
  2. Dra. Rosita, MM dari Asisten III jadi Staf Ahli Walikota.
  3. Helmy Zain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) jadi Asisten III.
  4. Wahyu Umbara, dari Sekretaris DPRD Mesuji jadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) .
  5. Elmanani, Kesbangpol jadi Kepala Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) .
  6. Yeri Ehwan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jadi Kepala Badan Pengelola Pajak & Retribusi Daerah (BPPRD) .
  7. Suwandi, SSos, MM dari Asisten II jadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) .
  8. Eko Hendro, dari Dinas Kesehatan (Dinkes) jadi Direktur RSUD Ahmad Yani.
  9. Fitri Agustina, dari Direktur RSUD jadiKepala Dinas Kesehatan (Dinkes) .
  10. Subehi, dari Kepala Dinas KB jadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) .
  11. Silfia Naharani, dari Staf Ahli jadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.
  12. Sri Amanto, dari Diskominfo jadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
  13. Ismet, dari Kepala DPMPTSP jadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) .
  14. Syahri Ramadhan, dari Kadis Perdagangan menjadi Kepala DPMPTSP.
  15. Ardah, dari Kepala Dinas PU jadi Kepala Dinas UMKM.
  16. AC Yuliwati, dari Kepala Dinas Sosial (Dinsos) jadi Kepala Dinas Koperasi.
  17. Wahyu Ningsih, dari Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) jadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos). (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.