Nasional

Kapal Fery KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Semua Penumpang Selamat

×

Kapal Fery KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Semua Penumpang Selamat

Sebarkan artikel ini
KMP Batumandi yang hendak sandar di Dermaga VI pelabuhan Merak, Banten mengalami kebakaran, seluruh penumpang sekitar 187 orang dapat diselamatkan. FOTO: Ist/LC

MERAK, (LC)—Kapal Feri KMP Batumandi yang melayani pelayaran di Selat Sunda Bakauheni (Lampung)—Merak (Banten) mengalami musibah terbakar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

KMP Batumandi mengalami kebakaran terjadi, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB,

Percikan api sudah mulai terlihat di buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB disaat KMP Batumandi akan sandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak.

Api terus membesar para penumpang mulai menaiki anjungan dan geladak kapal untuk menyelamatkan diri. Sementara, api terus membesar di kapal KMP Batumandi. Saat kebakaran terjadi, terlihat beberapa orang naik ke anjungan hingga geladak kapal. Mereka menunggu evakuasi dari petugas.

Beberapa kapal kecil terlihat mendekati kapal Ro-Ro yang terbakar tersebut, dengan tujuan untuk penumpang turun dari kapal yang terbakar ke kapal evakuasi.

Polda Banten melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea menyampaikan kejadian kebakaran KMP Batumandi. Petugas sedang melakukan proses evakuasi.
“Saat ini masih dilakukan evakuasi oleh Tim BPBD dan Ditpolairud Polda Banten. Untuk Jumlah Korban dan penyebab kebakaran akan dilaporkan kembali,” jelasnya. Maruli menyebut kebakaran terjadi di sekitar Pulau Merak Kecil, dekat pelabuhan.
“Di perairan laut Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, telah terjadi kebakaran kapal Penumpang KMP Batu Mandi,” kata Maruli.

Kombes Maruli menjelaskan, petugas juga masih mengumpulkan data untuk memastikan jumlah korban dalam insiden kebakaran kapal tersebut. Penyebab kebakaran pun belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

“Hingga saat ini, jumlah korban maupun penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.