METRO, (LC)—Acara Anniversary (memperingati) 25 Tahun keberadaan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Kota Metro yang dihelat di Ballroom Hotel Grand Skuntum Sabtu malam Minggu, 12 Oktober 2024 diakui oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Granat Lampung, H. Toni Eka Canda sangat luar biasa.
Hal itu diungkapkan Toni Eka Candra dalam sambutan historisnya, Sabtu (12/10/2024) mengatakan, setelah DPD Granat Lampung dikukuhkan bulan Februari 2000 di GOR Saburai Enggal Bandarlampung, bulan Mei 2000 Pengurus DPC Granat Metro dikukuh secara meriah di Jalan Protokol depan Gedung Wanita (sekarang Gedung Sesat Bumi Sai Wawai) Kota Metro.
Sebagaimana DPD Granat Lampung adalah pengurus DPD pertama seluruh Indonesia yang berdiri tahun 2000 setelah berdirinya DPP Granat Oktober 1999 di Jakarta. Dan, kata Toni Eka Candra dihadapan 200-an pengurus Granat se Lampung yang hadir DPC Granat Kota Metro merupakan DPC Granat pertama yang dibentuk—berdiri—dikukuhkan setelah DPP dan DPD Granat Lampung Mei 2000.
“Sekarang DPC Granat sudah ada di 15 kabupaten/kota seluruh Lampung bahkan pengurus tingkat kelurahanpun sudah ada,” tegas Toni Eka Candra seraya mengakui DPC Granat Kota Metro sebagai yang terbaik di Lampung.
Ingat kata Toni Eka Candra, Granat itu didirikan bertujuan membantu secara aktif pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba dan oleh karena itu Konselor dan penyuluh Granat jumlahnya di Lampung ratusan orang dan mereka adalah jadi penyuluh Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN).
DPD Granat Lampung dan DPC Granat Metro sudah berdiri sebelum berdirinya Badan Narkotika Provinsi (BNP) Lampung maupun BNN Kota Metro. Dulu papar Toni, Pengurus Granat Kota Metro merupakan pengurus Badan Narkotika Kota (BNK) Metro.
Setelah berdirinya BNN personil Granat yang tidak lagi di BNN kembali meningkatkan aktivitasnya bidang Pencegahan Pemberantasa Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang menjadi ujung tombak pemberantasan narkoba.
Pejabat BNN Kota Metro dan BNN Kabupaten/Kota se Lampung itu, ujar Toni dilantik pada tanggal 15 September 2016 di BNN Provinsi Lampung. Pelantikan tersebut merupakan amanah surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/2629/M.PANRB/7/2016 tanggal 25 Juli 2016 perihal Pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota Tahun 2016, yang kemudian ditetapkan dengan Peraturan Kepala BNN Nomor 14 Tahun 2016 tanggal 4 Agustus 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Kepala BNN Nomor 3 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota
“Tidak heran jika DPC Granat Kota Metro mampu mendirikan kepengurusan Granat sampai tingkat RW dan RT,” papar Ketua DPD Granat Lampung seraya terus memberikan apresiasi kepemimpinan Dr. dr. H. Wahdi Sirajuddin, SpOG (K), MH.
Dan, akhirnya DPD Granat Lampung telah mengukuhkan berdirinya DPC-DPC Granat kabupaten/kota seluruh Lampung. Bahkan, DPC Granat Way Kanan mampu mendirikan Taman Literasi P4GN yang beberapa waktu akan datang akan diresmikan oleh Kalakhar BNN Pusat.
Hadir dalam acara Anniversary 25 Tahun Granat Kota Metro Sabtu malam Minggu kemarin, selain Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini para Penasihat DPD Granat Lampung dan para konselor. Termasuk keahadiran Ketua dan Pengurus Pendekar Banten Kota Metro dipimpin oleh H. Tb Ismail Saleh.
Hadir juga ketua-ketua DPC Granat Kabupaten/Kota seluruh Lampung, diantaranya Ferry Wijaya (Lampura), Musanif Effendi (Lamtim), Abdullah Surajaya, Benny Mangkunegaran (Lamten), Agus Ciek (Tanggamus), Fauzi (Pringsewu), Rusman Effendi (Lamsel), Tulangbawang dan lainnya.
Puncak Anniversary 25 Tahun Granat Kota Metro ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC Granat, Dr. dr. H. Wahdi Sirajuddin, SpOG (K), MH yang diberikan kepada Ketua DPD Granat Lampung, Toni Eka Candar, Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, kepada semua ketua-ketua DPC Granat seluruh Lampung termasuk kepada Ketua Harian DPD Granat Lampung, H. Rusfian Effendi dan lainnya.
Acara Anniversary 26 Tahun Granat Kota Metro dimeriahkan juga musik, pembacaan puisi oleh penyair Nasional Naim Emel Prahana dengan judul ‘Tiba’ dan ‘Selamat Malam Cucuku” serta stand up comedy oleh Raden Yusuf. (LC-1)









