Hukum & KriminalKota Metro

Antisipasi Aksi Kejahatan, Warga RT 09 RW 03 Yosomulyo Pasang Portal

×

Antisipasi Aksi Kejahatan, Warga RT 09 RW 03 Yosomulyo Pasang Portal

Sebarkan artikel ini
Warga RT 09 RW 03 Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro sepakat memasang portal di tiga titik akses ke luar masuk di wilayah RT 09 tersebut. FOTO: chmm/LC

METRO, (LC)—Gerak cepat warga di RT 09 RW 03 Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat, Kota Metro mengantisipasi maraknya maling motor melakukan aksi kebersamaan membuat dan memasang portal di tiga titik jalan masuk—ke luar wilayah Ysomulyo.

Aksi tersebut langsung dikomandoi Ketua RT 09 Irfan Iqbal dan Ketua RW 03 Drs Saparuddin, Minggu (25/1/2026)

Aksi pasang portal memang sudah dibicarakan pada acara “rembuk warga” pada hari Senin (5/1/2026) di Mushalla Nurul Iman Jalan Salak RT 09 yang juga dihadiri langsung Kapolsek Metro Pusat, AKP Teguh Pranoto beserta intel dan babinkamtibmasnya, Camat Metro Pusat diwakili Sekcam, Fendi beserta kasi ekonomi dan pembagunan, Lurah Yosomulyo, Eko Triono.

Antusias wara RT 09 untuk membuat portal sangat tinggi, walau ada beberapa warga yang tidak kelihatan ikut pada aski pasang portal itu. Namun, pelaksanaan kegiatan untuk mengantisipasi aksi kejahatan di wilayah tersebut berjalan lancar.

Menurut Ketua RW 03, Drs Saparuddin dan tokoh muda warga RT 09 yang sangat enerjik, Awaluddin pemasangan portal di wilayah mereka ada di tiga titik utama akses jalan ke luar masuk wilayah itu.

Portal utama berada di Jalan Salak bagian Timur, portal itu menjadi pintu gerbang ketiga dua titik portal dikunci mulai pukul 00.00 WIB—sampai 04.30 WIB. Warga yang mulai beraktivitas ke luar wilayah pada jam tersebut harus melewati portal utama, sekaligus memudahkan pengawasan lalulalang orang ke lar masuk wilayah RT 09.

Menurut warga RT 09 yang tadi siang memasang portal, bahwa portal kedua di pasang di pintu masuk Jalan Strawbery dan portal ketiga di Jalan Salak tengah. Kedua portal itu dibuka dari jam 04.30 WIB dan ditutup (digembok) pada pukul 00.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun LampungCentral.id dari warga termasuk ketua RT dan RW, pihaknya berharap warga RT 09 dapat memaham, kenapa harus dipasang portal.

“Kita tak mau kecolongan terus, khusus para pelaku curanmor mengobok-obok wilayah kami,” ujar Mat Soleh seorang warga yang sangat peduli terhadap keamanan wilayahnya.

Kemudian, warga RT 09 menghimbau warga sesama penduduk RT 09, untuk tetap aktif berkomunikasi sesama warga, agar apa yang akan diambil berkaitan menjaga keamanan dan lainnya tidak terjadi miskomunikasi.

Sementara itu, ketika ditanya dari mana dana untuk mengadakan material portal, warga RT 09 sembilan pada umumnya tidak mau bicara, karena persoalan tersebut ditangani secara sukarela, ikhlas, dan tulus demi kepentingan masyarakat luas.

Sedangkan tokoh masyarakat lainnya, Naim Emel Prahana angkat bicara. Menurut bagi warga yang tidak ikut kerja pasang portal dan warga yang mempunyai kelebihan uang, masih dapat memberikan bantuan, termasuk bantuan pembuatan portal yang dia yakini masih kurang.

“Soal berapa besar dana bantuan yang diberikan tak ada patoan, yang penting ikhlas, tulus semuanya untuk keamanan wilayah RT 09,” jelas Naim Emel Prahana.

Ditambahkannya, Naim mengatakan demikian juga kepada pak lurah, Kapolsek atau bu Camat kalau mau membantu, warga sangat berterima kasih. Apalagi kalau Walikota ingin memberi bantuan.

“Berapapun yang diberi kami terima, yang penting bantuan itu tidak mengikat,” pungkasnya. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.