Hukum & KriminalKota Metro

Pendekar Banten dan KMPL Berkomitmen Membantu APH Berantas Praktik KKN di Kota Metro

×

Pendekar Banten dan KMPL Berkomitmen Membantu APH Berantas Praktik KKN di Kota Metro

Sebarkan artikel ini
Ketua Pendekar Banten dan Koalisi Masyarakat Peduli Lampung mengeluarkan komitmen, untuk memberantas praktek KKN di Kota Metro. FOTO: ist/LC

METRO, (LC)—Dalam kunjungan silaturrahmi organisasi kemasyarakatan (ormas) Koalisi Masyarakat Peduli Lampung) KMPL) ke markas Pendekar Banten kedua ormas ini meningkatkan hubungan silaturahmi, guna mewujudkan komitmen keduanya untuk membantu aparat penegak hukukm (APH)  memberantas praktek KKN (koruspi, kolusi dan nepotisme) di wilayah hukum Kota Metro.

Komitmen bersama itu muncul saat KMPL  menyambangi markas Pendekar Banten, Senin (6/4/2026) yang langsung disambut Ketua Pendekar Banten, H. Tb. Ismail Saleh, SH.

Menurut Ismail Saleh, dalam pertemuan tersebut pihak Pendekar Banten dan KMPL sepakat untuk bekerjasama (berkolaborasi) dan berkomitmen untuk membantu APH, guna memberantas praktek KKN yang kian marak di Metro khususnya.

“Kami saat ini sedang mengawasi dan menyoroti kekisruhan keadaan sampai memuncul berbagai polemik terkait kebijakan yang diterapkan Pemkot Metro,” jelas Ismail.

Ada beberapa hal yang sedang kami awasi yang selama ini menjadi bahan perbincangan masyarakat (publik). Untuk itu, Pen dekar Banten dan KMPL siap berkolaborasi dengan tujuan yang sama.

“Pihak KMPL yang dikomandoi Rendy menyatakan siap bersama Pendekar Banten untuk tujuan yang positif tersebut,” tambah Ismail Saleh.

Ketika ditanya, yang disorot saat ini secara spesifk tersebut, apakah akan ditindaklajuti dan tindaklanjutnya bagaimana?

Ismail Saleh kepada lampungcentral.id memberikan jawaban sample (contoh) seperti masalah dugaan penyimpangan anggaran. Kami sedang melakukan investigasi mendalam dugaan tersebut.

“Kami sedang menyusun wacana perbincangan mengajak semua elemen masyarakat LSM, ormas untuk menjalankan fungsi sosial kontrol guna adanya keterbukaan informasi publik, transparan akuntabel sehingga terciptanya tata kelola pemerintahan yang good governance,” urai Ismail.

Tak hanya itu, kata Ismail, bersama dengan Rendy pihaknya sepakat bahwa pemerintahan jangan bungkamkan suara rakyat, jangan anti kritikan dan jangan alergi dengan lsm dan ormas.

“Kami semua cinta dengan Kota Metro karena selagi kritik kami membangun itulah bentuk rasa sayang kami terhadap pemerintahan,” tegasnya.

Ditambahkan Ismail, kalau memang bersih ayo kita adakan FGD (Forum Guard Diskusi), berikan ruang untuk kebebasan berpendapat mengajak semua ormas dan LSM, juga organisasi profesi untuk dapat duduk bersama dengan pejabat publik.

“Pejabat publik itu, eksekutif maupun legislatif, serta tokoh—tokoh pengamat politik , bagaimana dan apa yang dinamakan tata kelola pemerintahan yang good governance,” hal itu ditekankan oleh Rendy kata Ismail menyampaikan pernyataan Rendy.

Sementara Rendy ketua KMPL menambahkan penjelasan Ismail Saleh dengan mengatakan, hal itu bukan hanya sekedar wacana. Kami akan menjadwalkan Forum Guard Diskusi, agar kepercayaan publik tidak hilang kepada pemerintahan.

“Jangan bungkamkan suara rakyat jangan matikan hak kebebasan berpendapat ini negara demokrasi bukan kerajaan dinasti,” tegas Rendy.

Dan, pentolan KMPL, Rendy juga menyampaikan ucapan banyak terimakasih kepada ketua Pendekar Banten dan mengapresiasi kerjasama yang akan diwujudkan itu, sekaligus sebagai komitmen kebersamaan. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.