METRO, (LC)—Dalam Rapat Pleno diperluas Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Metro yang dilaksanakan di Hotel Grand Skuntum Kota Metro yang dipimpin Naim Emel Prahana sebagai salah satu perintis berdirinya PHRI di Bumi Sai Wawai ini. Berhasil memilih dan menetapkan Efril Hadi dan Agus Supriyanto kembali memimpin PHRI.
Sebelum ditetapkan, kedua ficur calon diminta kesediaannya, apakah keduanya menerima pencalonannya sebagai calon ketua dan sekretaris sekaligus sebagai Tim Formatur, Senin (4/8/2025).
Setelah forum menerima jawaban dari keduanya, akhirnya pimpinan bersama peserta rapat pleno diperluas menetapkan keduanya secara aklamasi.
Hasil tersebut sekaligus mengukuhkan keduanya sebagai komando untuk memimpin BPC PHRI Masa Bhakti 2025—20230, dan akan keduanya secara merathon telah berhasil menyusun komposisi personalia kepengurusan lengkap BPC PHRI Kota Metro untuk lima tahun ke depan.
Kepada media LC ini, pimpinan Rapat Pleno, Naim Emel Prahana mengatakan sekaligus berpesan kepada ketua dan sekretaris terpilih, agar periode lanjutan ini segera mengajukan permohonan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) kepengurusan ke BPD PHRI Provinsi Lampung.
Dan, kata Naim nantinya dalam penyusunan program kerja jangan terlalu banyak. Walau sedikit tapi dapat dilaksanakan dengan baik, terutama menindaklanjuti program kerja PHRI Pusat bdan Provinsi, sekaligus menjadi patnership Pemkot Kota Metro sesuai bidang yang menjadi inti PHRI.
Dalam kesempatan itu, Efril Hadi menyampaikan harapannya, bahwa dirinya dan Agus Supriyanto tidak akan dapat berbuat apa-apa, kalau tidak didukung oleh pengurus dan anggota PHRI di Kota Metro.
“Kita dan anggota haru maju bersama sesuai dunia yang ada para PHRI,” ujar Efril dengan gaya khasnya selalu tersenyum.
Dikatakannya, semoga periode lima tahun ke depan, semua hotel, restoran (rumah makan, cafe dan resto) dapat bergabung jadi anggota PHRI Kota Metro.
“Banyak manfaatnya menjadi anggota PHRI dalam kehidupan usaha sekarang ini,” tambah dia seraya mengakui bahwa PHRI adalah sama dengan organisasi profesi lainnya. Tanpa dukungan dari anggota PHRI tidak dapat banyak berbuat.
Menyinggung komposisi personalia kepengurusan BPC PHRI Masa Bhakti 2025—2030 menurut Efril didampingi Agus Supriyanto memiliki kekuatan berimbang sesuai dengan kondisi riil masyarakat Kota Metro.
Kepengurusan yang berimbang itu maksudnya perwakilan dari hotel, restoran dan profesional sangat proporsional. Sehingga nantinya potensi dari berbagai potensi komponen akan mampu menjadikan BPC PHRI bergerak secara dinamis, demokratis dan selalu proporsional—profesional.
“Kesulitan akan dapat dihadapi untuk diselesaikan kalau kita bekerja bersama-sama,” ungkap Efril. (LC-1)









