
BANDAR LAMPUNG, (LC)-– Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Lampung menggelar rapat koordinasi & konsultasi PKBI bertempat di Hotel Arte, pada Jum’at 12 September 2025.
Rapat koordinasi & konsultasi PKBI mengusung tema “ Menguatkan Peran, Menyatukan Tujuan, Menuju Keluarga Bertanggungjawab dan Inklusif Untuk Lampung Maju, Indonesia Emas 2045 ”.
Dr.dr.Wahdi, Sp.OG(K),SH, MH, CHCCP Ketua PKBI Kota Metro menjadi narasumber pada kegiatan rapat koordinasi & konsultasi PKBI Daerah Lampung. Narasumber lainnya adalah Ketua PKBI Lampung dr. Wirman,MKes dan Ir Herdi Mansyah.
Tujuan Kegiatan ini adalah :
Pertama, Menguatkan peran dan fungsi kelembagaan PKBI Daerah Lampung dalam menjalankan program-program kependudukan, kesehatan reproduksi, dan pemberdayaan keluarga menuju terciptanya keluarga yang bertanggung jawab dan inklusif.
Kedua, Menyatukan visi, misi, dan strategi kerja antar pengurus, kader, dan mitra kerja dalam mendukung program pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam rangka mewujudkan Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.
Ketiga, Meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergi lintas sektor guna memperkuat advokasi dan implementasi program-program PKBI yang berorientasi pada hak, kesetaraan, dan keberlanjutan.
Diharapkan kegiatan ini akan menghasilkan ;
Pertama, Tersusunnya rencana kerja dan strategi bersama yang selaras dengan visi PKBI serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah dan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Kedua, Terbangunnya pemahaman dan komitmen yang kuat antar pengurus, kader, dan mitra kerja PKBI dalam menguatkan peran organisasi dalam mewujudkan keluarga yang bertanggung jawab dan inklusif.
Ketiga, Meningkatnya koordinasi dan komunikasi yang efektif antar unit kerja dan pemangku kepentingan, sehingga tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam pelaksanaan program-program PKBI di tingkat daerah.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran kelembagaan PKBI, menyatukan visi antar pengurus dan
mitra, serta menyusun strategi bersama guna mendukung pembangunan daerah dan nasional yang berorientasi pada keluarga inklusif dan berkeadilan.
Dr.dr. Wahdi yang juga sebagai ketua GEMASIC Indonesia ( Generasi Emas Indonesia Cemerlang) dan Ketua DPC GRANAT Kota Metro dalam presentasinya yang berjudul.
”Merawat Harapan, Menjaga Masa Depan, Layanan Kesehatan Reproduksi yang Inklusif dan Berbasis Hak untuk Remaja dan Kelompok Rentan”
Wahdi mengingatkan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia ( SDM) melalui siklus kehidupan manusia ( Contuinum Care across The Life Cycle ) sejak Prakonsepsi, Masa hamil, masa menyusui, masa anak, masa remaja dengan memperhatikan Sanitasi dan kesadaran masyarakat akan gerakan hidup sehat dimulai dari rumah tangga.
“Penting membangun personal mastery sebagai ketangguhan sumber daya manusia ( Resiliency). Pemerintah wajib menganggarkan minimal 40% untuk pembangunan SDM sejak Prakonsepsi sampai Lansia dengan Fokus utama adalah memfasilitasi Gen – Z dengan modal bonus demografi yabg sedang kita hadapi,” ujar Wahdi.
“Melalui gerakan JAMA-PAI ( Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu) perlu penguatan sinergi kolaborasi Pemerintah dan non pemerintah dalam mengelola SDM. Salah kelola maka akan muncul generasi (C) emas bukan Emas, artinya bukan Bonus tapi Modus,” tambahnya
Acara Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Lampung merupakan bagian struktur dari
PKBI pusat yang ada di jakarta. Perkumpulan Keluarga Berencana (PKBI) sejak berdirinya pada tahun 1957, sebagai pelopor keluarga berencana di indonesia.
Selain itu, eksistensi PKBI Daerah Lampung sendiri dimulai sekitar tahun 1968 memegang peranan penting dalam menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi mengisi ruang-ruang kosong pembangunan yang ditinggalkan atau belum diurus secara optimal oleh negara, sebagai bentuk sosial movement, utamanya dalam isu-isu kependudukan, perempuan, kesehatan reproduksi dan remaja.
Selama ini PKBI mengambil peranan penting sebagai sebuah organisasi implementer yang memobilisasi
sumber daya baik untuk program- program PKBI sendiri maupun dalam rangka menjalankan (mendukung) program lembaga lain, sebagai organisasi catalyst yang menginspirasi dan mendorong berbagai aktor baik dalam skala individu maupun organisasi untuk melakukan transformasi di
masyarakat, serta sebagai organisasi partner yang bersinergi bersama pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan privat sektor dalam sebuah pola kerjasama dalam memajukan masyarakat. (LC-002)









