METRO, (LC)—Berselang dua jam lebih dari aksi curanmor di rumah korban Sunarno (bukan Anto, mantunya), petugas polisi dari Mapolsek Metro Pusat mendatangi rumah korban, meminta keterangan atas kejadian tersebut.
Di TKP sekitar pukul 22.00 WIB anggota polisi terdiri dari 3 orang sempat ngobrol dengan Sunarno, Anto (mantunya) dan pihak warga RT 09 yang barusan bubar dari acara yasinan.
Polisi sempat heran setelah mengetahui motor Beat Strip BE 3244 FP bukan hilang di halamana belakang rumah, melainkan di dalam rumah di bagian belakang. Untuk menuju tempat motor disimpan butuh waktu karena jaraknya ada sekitar 100 meter dari pintu gerbang.
Menurut mantu Sunarno, Anto motor yang diambil pelaku sekitar pukul 20.15 WIB, usai pulang dari PB Swalayan slikur. Baru diparkir di dalam rumah dan sekitar 5 menit kemudian, ternyata motor beat strip itu sudah tak ada di tematnya.
Sementara menurut keterangan seorang ibu (tetangga korban), dia sempat melihat seorang lelaki berbadan biasa agak tinggi berhenti di depan sebuah warung yang sudah tutup di depan rumahnya.
“Saya sempat ditegur,” ujar warga yang tak mau disebutkan namanya itu kepada petugas polisi.
Peristiwa curanmor tanggal 1 Januari 2026 sekira pukul 20.15 WIB di rumah korban , menimbulkan beragam sepekulasi, baik dari warga maupun dari petugas polisi. Hal itu wajar saja, mengingat letak, maupun situasi TKP sangat tidak leluasa bagi pencuri yang tidak mengenal persis lokasi.
Hadir menyambut petugas polisi di lokasi nampak ketua RT 09 yang beberapa waktu lalu terpilih menjadi ketua RW 03 dan ketua RT 09 yang juga sudah terpilih, sampai saat ini belum dilantik secara resmi.
Juga, warga lainnya yang datang ke lokasi, tidak banyak komentar karena mereka juga heran atas keberanian komplotan curanmor beraksi di tengah warga yang masih ada aktivitas, termasuk acara yasinan.
Sementara itu, seorang warga yang selama ini rajin memperhatikan hukum dan kriminalitas mengatakan, jika komplotan cunramor atau kejahatan lainnya sudah masuk di kawasan Jalan Strawbery itu sudah sangat nekat.
“Mereka berani masuk daerah steril keamanan, akan menuai akibatnya,” tutur warga yang sangat dikenal di masyarakat luas, bukan hanya di Metro akan tetapi di tingkat nasional ia cukup populer.
Menurut dia, ada dua aksi curanmor di tahun 2024 yang terjadi di RT 09 RW 03 belum terungkap, curanmor malam ini adalah yang ketiga kalinya. (LC-01)









