Nasional

Kabut Asap Pekat Selimuti Selat Sunda, Pemandangan Pulau Sumatera dan Jawa Nyaris Tak Terlihat

×

Kabut Asap Pekat Selimuti Selat Sunda, Pemandangan Pulau Sumatera dan Jawa Nyaris Tak Terlihat

Sebarkan artikel ini
Kabut Asap Menyelimuti perairan Selatan Sunda. FOTO: NEP/LC

SELAT SUNDA, (LC)– Pemandangan indah selama pelayaran penyeberangan di Selat Sunda kini nyaris tak terlihat. Kabut asap tebal yang menyelimuti perairan tersebut menghalangi pandangan ke arah ujung Pulau Sumatera dan pesisir barat Pulau Jawa.

Kondisi itu terpantau pada Rabu (22/10/2026), saat Lampungcentral.id melakukan pemantauan langsung dari atas kapal feri KMP New Azima yang melayani penyeberangan di Selat Sunda.

Hamparan laut biru yang biasanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para penumpang, kali ini seolah menghilang di balik pekatnya kabut asap. Cakrawala yang biasanya menyuguhkan panorama laut lepas tampak samar, bahkan nyaris tidak terlihat.

Ketebalan kabut asap juga membuat jarak pandang selama pelayaran menjadi terbatas. Sinar matahari yang biasanya menerangi permukaan laut dengan terang, kali ini tampak redup dan hanya menyorot permukaan air dalam satu titik, menyerupai cahaya lampu senter di tengah kabut.

Meski demikian, berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi tersebut belum terlihat mengganggu arus lalu lintas kapal penyeberangan. Aktivitas pelayaran tetap berlangsung, meskipun para penumpang tidak dapat menikmati pemandangan laut secara leluasa.

Sejumlah kru kapal feri menyebut kondisi berkabut seperti itu telah berlangsung cukup lama. Mereka menduga kabut asap tersebut berkaitan dengan aktivitas pembakaran hutan yang dampaknya turut dirasakan hingga kawasan perairan Selat Sunda.

“Kita kena imbas,” ujar salah seorang kru kapal yang enggan disebutkan namanya.

Pekatnya kabut asap membuat panorama Selat Sunda yang biasanya menjadi salah satu daya tarik perjalanan laut seolah kehilangan pesonanya. Pemandangan Pulau Sumatera dan Jawa yang lazim terlihat dari atas kapal kini tertutup, menyisakan hamparan laut yang samar di balik selimut asap.

Kondisi ini menjadi gambaran bagaimana kabut asap dapat memengaruhi jarak pandang hingga ke wilayah perairan. Meski penyebab dan sumber sebaran asap tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut, situasi ini menjadi perhatian bagi pengguna jasa penyeberangan di Selat Sunda.
(LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.