Kota Metro

Bambang Iman Santoso: Penyelenggaraan Pemerintahan Adalah Komitmen untuk “Memanusiakan manusia”

×

Bambang Iman Santoso: Penyelenggaraan Pemerintahan Adalah Komitmen untuk “Memanusiakan manusia”

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Walikota Metro Bambang Iman Santoso saat mengunjungi kegiatan salah satu OPD melihat-lihat stand masyarakat. FOTO: LC

LKPJ 2025 Walikota Metro Bagian Ke-3 dan Ke-4

 

METRO, (LC)—Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Metro TA 2025 yang disampaikan pada Sidang Paripurna DPRD Kota Metro tanggal 1 April 2026 yang dikatakan Bambang Iman Santoso masih unaudited (karena masih diaudit BPK).

Hal itu disampaikan Walikota Metro dalam Sidang Paripurna DPRD, Rabu (1/4/2026) setelah rapat dengan pimpinan-pimpinan  Fraksi, Komisi dan DPRD Kota Metro berkaitan pinjaman sebesar Rp 20 miliar dari PT Bank Lampung.

Menurut sumber di sekretariatan DPRD, bahwa Sidang Paripurna penyampaian LKPJ Walikota Metro dijadwal pada pukul 13.00 WIB. Namun, tertundan dan baru dapat dilaksanakan sekitar pukul 15.40 WIB.

Pada bagian ketiga LKPJ Walikota Metro di halaman 7 berkaitan dengan Kinerja Urusan Pelayanan Dasar dan Indikator Kinerja Utama (IKU). Bambang Iman Santoso menyebut keyakinannya bahwa esensi tertinggi dari penyelenggaraan pemerintahan adalah komitmen untuk memanusiakan manusia.

Komitmen Pemkot Metro yang disampaikan tersebut, tidak diperinci secara jelas, apa yang dimaksudkan “memanusiakan manusia” di ruang lingkup Kota Metro. Bambang mengatakan prinsip itu terefleksi secara nyata melalui capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro yang mencatat angka sebesar 81,22.

“Realisasi ini tidak hanya melampaui target poembangunan, tetapi secara definitif menetapkan standar kualitas hidup masyarakat Kota Metro pada klasifikasi “sangat tinggi”,” urai walikota Bambang Iman Santoso.

Menurut Bambang Iman Santoso prestasi tersebut ditopang oleh fondasi sektor pendidikan yang unggul. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kota Metro mencapai 14,97 tahun.

“Dengan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) pendudukan dewasa berada pada angka 11,19 tahun,” tegas Bambang.

Oleh karena itu, ujar dia angka tersebut membuat kedudukan Kota Metro menempati posisi tertinggi di provinsi Lampung. Menurut walikota Metro itu akselerasi itu merupakan hasil nyata dari intervensi afirmatif pemerintah melalui optimalisasi PIP (program Indonesia pintar) dan keberpihakan (KMB) Kartu Metro Bahagia.

Pada kelompok keempat isi LKPJ Walikota Metro itu memaparkan secara global masalah Inovasi Daerah, Tata Kelola Pemerintahgan, dan Harmoni Sosial. Secara implisit Bambang Iman Santoso menyebut keberhasilan peningkatan kualitas pelayanan publik menutut birokrasi yang agile (lincah), transparan, dan inovatif.

Lalu, walikota Metro itu menyebut juga masalah komitmen transformasi terefleksi pada indeks reformasi birokrasi yang mencapai skor 77,97. Itu kata Bambang mengindikasikan pergeseran orientasi aparatur dari sekedar pemenuhan administratif menuju pencapaian outcome (hasil) yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Di lain paparan LKPJnya Walikota Metro menyebut pula tentang adaptasi terhadap disrupsi teknologi diwujudkan melalui akselerasi digitalisasi layanan, di mana indeks pemerintah digital mencapai angka 1,80 dan indeks smart city mencatat skor 2,14.

Bambang Iman Santoso menjelaskan pilar smart givernement, efisiensi perizinan, serta administrasi kependudukan dikatakan berhasil memitigasi hambatan prosedural, yang secara simultan mendorong indeks kepuasan masyarakat (IKM) ke level 86,98 persen.

Dalam LKPJ Walikota Metro TA 2025 memang tak ada sama sekali menyebut visi misi mereka untuk memuluskan semua insfrastruktur jalan yang sejak tahun pertama (2025) kepemimpinan Bambang – Rafiq banyak jalan di Kota Metro sudah hancur dan  belum dapat diperbaiki.

“Padahal visi mereka salah satunya adalah membuat semua jalan di Metro bebas dari kerusakan”. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.