METRO, (LC)—Sungguh luar biasa ketika melihat wajah dr. Wahdi, SpOG (K), SH, MH di bulan ramadhan 1447 H/2026, disaat beliau, keluarganya dan seluruh keluarga Yayasan Iqra Insani dan Gemasic Indonesia bersilaturrahmi dalam acara Buka Bersama.
Media ini nyaris pangling ketika melihat dr. Wahdi saat berada dikelilingi keluarga, teman sejawat, para karyawan/wati sampai puluha anak yatim yang diajak buka bersama yang diselenggarakan oleh Yayasan Iqra Insani dan Gemasic Indonesia, Sabtu (14/3/2026) di Ballroom Hotel Grand Skuntum.
Wajah dr. Wahdi yang begitu bercahaya dan menyapa setiap orang yang datang termasuk kru lampungcentral.id dan Granat Kota Metro. Beliau tak pernah absen menyapa setiap hadirin dan hadirot yang hadir sekitar 100-an orang itu.
Dari wajah dr. Wahdi, termasuk sang isteri dr. Silfia Naharani, MM, juga memancarkan cahaya yang sungguh meneduhkan hati setiap yang disapa. Begitu ikhlas mengasihi, menjabat tangan erat dan tak pernah lepas dari senyum dibibirnya.
“Barakalla, Insya Allah beliau dan keluarga diberkati Allah SWT,” ucap lembut seorang jurnalist yang hadir sejak sebelum magrib sampai usai acara di Grand Skuntum.
Benar-benar dr Wahdi dikelilingi orang-orang baik. Itulah saatnya dalam hidup ketika kita berhenti sejenak dari hiruk pikuk tugas dan tanggungjawab, lalu menyadari bahwa perjalanan ini tidak pernah benar-benar kita menempuh jarak sendirian.
“Barakalla, semoga dr Wahdi dan keluarga dan orang-orang disekitarnya selalu diberi keberkahan, kebaikan, dan kemanfaatan dari Allah SWT atas suatu hal, seperti umur, pernikahan, atau rezeki. Ini adalah bentuk ucapan selamat yang dianjurkan dalam Islam,” kata salah seorang karyawan RS AMC.

Percakapan yang merespon kegiatan silaturrahmi dan buka puasa bersama pun hari ini menjadi pengingat yang hangat tentang hal itu. Di antara senyuman, doa, dan percakapan yang sederhana.
“Kita menemukan ruang untuk bermuhasabah, mengingati betapa banyak nikmat yang telah Allah titipkan kepada kita, termasuk nikmat yang dipertemukan dengan orang-orang baik yang saling menguatkan dalam kebaikan,” ucap Wahdi. Dikatakannya, kebersamaan seperti ini adalah cermin kecil dari nilai yang seharusnya terus kita rawat dalam kehidupan, bersyukur atas nikmat, menebarkan kebaikan, dan menjaga ikatan persaudaraan seperti keluarga yang kokoh.
Untuk itu, ujarnya dalam pelayanan kepada masyarakat, keikhlasan adalah fondasi yang membuat setiap langkah menjadi ringan. Dari pertemuan sederhana seperti ini kita belajar bahwa teladan sering lahir bukan dari kata kata yang tinggi, melainkan dari sikap yang tulus, menjaga diri sebaik mungkin, terus memperbaiki niat, serta meningkatkan iman dan ketakwaan dalam setiap aktivitas yang kita jalani.

“Saya bersyukur karena hari ini kembali diingatkan bahwa orang baik ternyata ada begitu dekat di sekitar kita. Mereka seperti cahaya kecil yang saling mengecewakan, membuat perjalanan terasa lebih hangat dan penuh harapan,” urai Wahdi penuh perhatian dan kepedulian presisi luar biasa.
Maka, lanjut Wahdi semoga kita tidak hanya berbahagia berada di tengah-tengah mereka, tetapi juga berusaha menjadi bagian dari lingkaran kebaikan itu, menjadi pribadi yang memberi teladan, yang menjaga persatuan, dan yang dengan ikhlas menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Sebab pada akhirnya dunia ini akan selalu membutuhkan lebih banyak orang baik yang berjalan bersama dalam kebaikan.
Nampak di antara yang hadir ada H. Efril Hadi, SE, M.Kes anggota DPRD Kota Metro dai Partai Nasdem, para dokter, bidan, perawat dan karyawan RSIA AMC, konten kreator Granat Metro, personil pada Redaksi Lampung Central. Id dan masih banyak tokoh yang mumpuni hadir. Barakallah. (LC-01/02)









