METRO, (LC)–Tekanan fiskal membayangi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro tahun 2026 seiring turunnya dana transfer dari Pemerintah Pusat. Kondisi ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Pemerintah Kota Metro segera menyiapkan langkah strategis agar pembangunan dan pelayanan publik tidak terganggu.
Hal itu disampaikan, Anggota Komisi II DPRD Kota Metro, Efril Hadi saat melaksanakan Reses di kediaman warga Jalan Jawa, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro pada Jum’at, (30/01/2026).
Menurut Efril Komisi II DPRD Metro, penurunan dana transfer harus direspons dengan penguatan kebijakan fiskal daerah, terutama melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ya, kita sudah beberapa kali rapat dengan Pemerintah Kota Metro dengan TAPD terkait dengan Efisiensi atau pemotongan anggaran Dana Transfer dari Pemerintah Pusat. Tentunya, Pemerintah & DPRD Metro dapat mengoptimalkan lagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Efril.
Lebih lanjut, Efril Legislator Partai NasDem ini, menilai Pemerintah Kota Metro perlu menyusun skala prioritas belanja yang lebih ketat. Program -program strategis dan pelayanan dasar masyarakat harus tetap menjadi fokus utama meski kondisi fiskal mengalami tekanan.
“Tentunya, kita harus melihat skala prioritas termasuk pembangunan pembangunan yang ada di Metro Utara ini yang bergeliat. Karena kemampuan keuangan Pemerintah Kota Metro yang sangat terbatas dengan adanya Efisiensi,” ungkapnya.
Selain penguatan PAD, DPRD Metro juga mendorong Pemerintah Daerah untuk berkreasi menjemput program-program dari Pemerintah Pusat yang memliki korelasi terhadap daerah Kota Metro salah satunya di Bidang Pertanian.
“Kita berharap Pemerintah Kota Metro dapat menjalin komunikasi dengan Pemerintah Pusat, terutama di Bidang Pertanian. Karena Pemerintah Pusat saat ini tengah gencar dalam bidang pertanian,” kata Efril.
Efril menambahkan, Masyarakat Metro Utara menyampaikan usulan seperti Penerangan Lampu Jalan, Tiang Listrik, Drainase Tersier dan Perbaikan Infrastruktur Jalan.
“Banyak sekali usulan dari masyarakat. Akan tetapi sekali lagi, saya sampaikan kepada masyarakat dan secara terbuka bahwa usulan itu akan kita tampung dan akan kita liat kemampuan finansial kita atau fiskal kita,” ujarnya.
“Kalau yang muncul tadi aspirasi warga, salah satunya di Infrastruktur yang paling banyak mendominasi, karena Metro Utara ini daerah pertanian. Jadi banyak usulan -usulan terkait Drainase dan tersier-tersier untuk menunjang pertanian yang ada di Kota Metro,” tambahnya.(LC-002)









