METRO, (LC)—Dengan berdirinya Pusat Daur Ulang (PDU) sampah di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan Kota Metro banyak sekolah di daerah tersebut tertarik untuk menjadi bagian dari pengelolaan sampah, khususnya di beberapa sekolah yang ada.
Ketertarikan pihak dunia pendidikan di Metro Selatan ditandai dengan kesepahaman kedua belah pihak dengan penandatangan Memory Of Understanding (MoU) di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Metro, Rabu (16/10/2024).
Hadir dalam kesempatan MoU itu mendampingi Kadis LH Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasita, Arivandajaya yang memaparkan tentang pengelolaan sampah dihadapan beberapa kepala sekolah dan perwakilan dari Bank Sampah.
Kadis LH secara sistimatis menguraikan pemanfaatan pengelolaan sampah menurutnya sangat bermanfaat, apalagi dari sampah dapat menghasilankan uang.
“Jadi, bagaimana rasanya ketika menerima uang dari jual produk hasil pengelolaan sampah,” urai Ardha.
Kita kata dia, sudah harus membiasakan mengolah sampah karena sekita kehidupan kita masih banyak sampah dibuang sembarangan.
“Jika dimanfaatkan, niscaya sangat membantu,” kata Ardha.
Hadir dalam penadatangan MoU antara kantor Lingkungan Hidup dengan pihak sekolah dari Metro Selatan antara lain dari SDN 2, SDN 5 SMPN 5 dan SMAN 6 yang dengan serius mendengakan paparan dari kantor Lingkungan Hidup prihal persampahan.
Kita, pinta Kadis LH terus berupaya baimana mengurangi jumlah sampah yang dibuang di TPA Karangrejo BD 23. Alhadil, sampai hari ini kita dapat mengurangi jumlah sampah ke TPA.
“Itu, terus harus kita lakukan secara bersama-sama,” ujar Adha seraya menambahkan agar kerjasama pengelolaah sampah bukan sekedar ceremonial, akan tetapi harus menjadi bagian dari aktivitas semua warga.
Sementara itu, Arviandajaya dalam uraian masalah teknis pengelolaan sampah lebih menitikkan kepada pemilihan limbah terlebih dahulu, sebelum pengelolaan atau daur ulang yang menjadi tujuan.
“Dari hasil daur ulang itulah manfaat pengelolaan sampah terasa sekali,” katanya.
Mari, ajak Arivandajaya kita selalu berbuat yang terbaik untuk lingkungan kita masing-masing dan menangani masalah sampah secara bersama-sama.
Saat ini menurut informasi yang diterima Lampungcentral (LC) melalui Sekretaris Dinas LH, Yery Kartiko menjelaskan bahwa PDU yang ada di Rejomulyo menjadi pusat penelitian berbagai pihak.
PDU, kata Yery akan menampung berbagai limbah (sampah) untuk didaur ulang. Karena PDU itu merupakan projek bantuan pemerintah pusat dan harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Sementara untuk Bank Sampah disetiap kelurahan di Kota Metro sudah ada,” jelas Yery Kartiko. (LC-1)









