SEMARANG, (LC)—Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke VI yang dilaksanakan tanggal 15 Februari 2025 di Hotel Tentrem Semarang, Jawa Tengah berhasil memilih Ketua Umum IKA UII periode 2025—20230, Dr Ari Yusuf Amir, SH, MH.
Proses terpilihnya Dr Ari Yusuf Amir, SH, MH menggantikan Ketum lama Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH, MH berjalan lancar dalam proses musyawarah mufakat dan akhirnya Ari Yusuf Amir mendapat suara bulat untuk mnduduki jabatan sebagai Ketua Umum DPP IKA UII.
Munas ke VI IKA UII dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH, MH dan dihadiri beberapa tokoh nasional seperti Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, MIP. Juga, ada mantan PJ Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S, MM.
Ketua DPP IKA UII periode 2019—2024 Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH, MH dalam pidato sambutannya menyampaikan, kerja keras dalam pencapaian periode kepengurusan 2019-2024 ini dilandasi semangat kebersamaan dan pengabdian yang nyata antara Alumni dan Rektorat juga Badan Wakaf.
“Banyak hal tentunya yang sudah kita capai bersama-sama. Mulai dari terbentuknya kepengurusan IKA UII di semua wilayah, sampai dengan pelaksanaan program kerja yang manfaatnya dirasakan secara nyata oleh Masyarakat, khususnya alumni UII,” ujar Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH, MH.
Dikatakannya, semua capaian tersebut, tentu berkat kerja keras dan semangat pengabdian kita semua. Berkat sinergi yang baik antara DPP, DPW, DPD dan IKA Prodi di seluruh Indonesia.
Juga, kata dia sinergi dengan kampus, yang direpresentasikan oleh rektorat dan badan wakaf. Bisa saya katakan, organisasi kealumnian kampus di seluruh Indonesia yang paling aktif dan dinamis selama lima tahun terakhir ini, adalah IKA UII.
Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, SH, MH—yang juga mantan Ketua Mahkamah Agung, menyebut besarnya organisasi IKA UII tak lepas dari semangat demokrasi yang dijaga sejak dulu.
“Proses pemilihan ketua baru diharapkan menjadi langkah pertama yang membawa kebaikan. Ikatan Keluarga Alumni UII (IKA UII) optimistis Munas ke-VI ini akan menjadi tolok ukur baru kepengurusan periode berikutnya untuk lebih baik lagi dalam melanjutkan tongkat estafet IKA UII,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Terpilih Dr. Ari Yusuf Amir, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, bahwa amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
“Saya melihat ini sebuah amanah. Ketika kita diberikan keyakinan dan kepercayaan, wajib kita jalankan,” katanya seraya menambahkan, bahwa kepemimpinan ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan peran serta IKA UII di berbagai sektor.
“Banyak sekali IKA UII. Untuk itu, peranan IKA UII akan kita tingkatkan,” tambahnya. Ari Yusuf Amir juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam organisasi, agar alumni UII dapat lebih aktif dalam bertindak dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Sudah waktunya kita mengubah pola pikir, yakni berpikir untuk bertindak, bukan berpikir untuk berpikir. Saya menyoroti perlunya inovasi dalam pola kepemimpinan, namun tetap mempertimbangkan prinsip kehati-hatian,” tegasnya.
Di penghujung sambutannya, Ari Yusuf Amir mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan sifat-sifat yang dapat menghambat kemajuan organisasi. Saya juga mengingatkan untuk meninggalkan sifat-sifat bahil dalam diri kita, baik dalam berpikir maupun dalam dana.
Dalam Munas IKA UII yang berlangsung sejak tanggal 14 Februari sampai 15 Februari 2025 itu, nampak juga hadir beberapa tokoh nasional seperti Suhartoyo (Ketua MK), Dr. Suparman Marzuki, SH, MH (Eks Ketua KY), Rifqinnizami Karsayuda (Ketua Komisi II DPR).
Dan, jumlah undangan yang membawa mandat untuk hadir di acara Munas, khususnya tanggal 15 Februari 2025 sebanyak 365 orang, belum jadi yang hadir untuk acara dinner welcome dan gala dinner dari seluruh Indonesia. (LC-01)









