METRO, (LC)—Ketua Paguyuban P5 Sultan Fahli Harman lepas tangan terkait keselamatan kontruksi bangunan Shopping Center. Ia menegaskan, jika terjadi kerusakan hingga bangunan roboh, tanggung jawab berada pada Pemkot Metro selaku pemilik aset daerah.
“Sebagai aset daerah, apapun yang terjadi pemerintah tetap bertanggung jawab,” ujar Sultan kepada media pada Selasa, 15 September 2026 kemarin.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika dirinya menanggapi sorotan terhadap kondisi fisik Shopping Center yang belakangan dinilai memprihatinkan.
Sultan mengakui terdapat persoalan pada bagian bangunan, terutama genangan air di bagian atas yang menurutnya disebabkan saluran pembuangan kurang lancar.
“Sebetulnya karena ada genangan air di atas, pembuangannya kurang lancar. Itu yang mengakibatkan bangunan terjadi rembesan,” jelasnya.
Sementara urusan kelayakan konstruksi dan keselamatan bangunan, menurutnya, merupakan ranah pemerintah.
Karena itu, ia mendorong Pemkot Metro segera melakukan uji kelayakan bangunan secara resmi untuk mengetahui kondisi Shopping Center secara objektif.
“Kita sangat mendukung kalau pemerintah mau uji kelayakan lagi,” katanya.
Menurut Sultan, apabila hasil kajian menyatakan bangunan sudah tidak layak, pemerintah harus berani mengambil keputusan.
“Kalau memang ini harus dibongkar, silakan,” ujarnya.
Sultan berharap Pemkot Metro tidak menunggu sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan.
Menurutnya, pemerintah harus segera menentukan masa depan Shopping Center berdasarkan kajian teknis dan hukum.
Apakah bangunan akan diperbaiki, direvitalisasi, atau dibongkar, semuanya harus diputuskan dengan mempertimbangkan keselamatan pedagang dan masyarakat.
“Kalau memang ini harus dibongkar, silakan, dengan asumsi hukumnya ada. Masalahnya di sini tidak ada yang mau bongkar,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar persoalan Shopping Center tidak hanya dilihat dari sisi PAD, tetapi juga dari keberlangsungan kehidupan para pedagang.
“Pemkot harusnya jeli, jangan hanya berhitung dengan PAD. Kalau pasar ini semua kosong, tidak ada Kota Metro,” tuturnya (LC-02)
Ketua Paguyuban P 5 Lepas Tangan Soal Keselamatan Bangunan Shopping Center









