KOTADONOK, (LC)—Disaat warga masyarakat Lebong Selatan Kabupaten Lebong khususnya masyarakat di Desa Kotadonok, Sukasari dan Talangratu menghadapu bencana alam berupa tanah longsor dan pohon-pohon tumbang ke ruas jalan.
Tanah longsor terjadi di ruas jalan antara Curup—Muara Aman tepatnya antara Desa Talangratu dengan Desa Sukasari Kecamatan Lebong Selatan, 21 Maret 2026, namun musiban tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut Kades Erwan Jaya melalui platform medos kepada lampungcentral.id, kejadian tanah longsor tersebut mendapat tanggapan cepat pihak Polsek Leboing Selatan, Kecamatan Lebong Selatan dan pemerintah desa Kotadonok dan Sukasari.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih tanggap darurat aparat kepolisian dan pemerintahan di Lebong Selatan,” ujar Erwan Jaya.
Dijelaskan Erwan Jaya bersama pihak kepolisian dan kecamatan serta aparat pemerintah desa, secara bahu membahu membersihkan ruas jalan yang tertimpa pohon-pohon akibat longsor itu.
Musibah alam itu merupakan cobaan urai Erwan Jaya dan harus kita hadapi bersama-sama dengan ikut peduli dalam tanggap bencana.
“Mudah-mudahan masa akan datang kita akan pelihara hutan sepanjang jalan antara Curup—Muara Aman, dan tidak merusak lingkungan yang akan menyebabkan bencana alam.
Sebab, kata Erwan Jaya kawasan Desa Talangratu, Kotadonok dan desa pemekarannya Sukasarai berada pada posisi rawan bencana alam, terutama tanah longsor dan pohon roboh di sepanjang jalan. (LC-01)









