Kota Metro

Menu MBG Metro Timur tak Sesuai, Langsung Klarifikasi dan Minta Maaf

×

Menu MBG Metro Timur tak Sesuai, Langsung Klarifikasi dan Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Menu MBG yang didistribusikan ke SDN 2 Iringmulyo Kecamatan Metro Timur Kota Metro, dinilai tidak sesuai dengan standar. FOTO: nep/LC

METRO, (LC)—Beredarnya foto menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 2 Iringmulyo, Metro Timur kembali menyentak ‘kaget’ warga Metro. Pasalnya menu yang dibagi dengan kotak plastik itu hanya berisi 1 buah apel, 3 biji telur burung puyuh dan roti sebesar sendok.

Sebaran foto dan satu video sontak viral, sebab di dalam kotak MBG itu ada secarik kertas dengan pemberitahuan pake menu besar dan menu kecil. Pemberitahuan itu tidak menyebut adanya menu nasi dan laukpauknya.

Tim media saat mengkonfirmasikan melalui kepada Kepala SDN 2, Zulkurnain yang juga menjabat sebagai ketua K3SD, mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberitahukan kalu menu MBG Selasa (24/2/2026), karena bahan menu tidak tersedia, dan harus inden terlebih dahulu.

Banyak warga memberikan komentar dan beragam penilaiannya, termasuk menganggap program MBG sudah tak pantas, lagian manfaatnya tidak signifikan.

Penilaian negatif program MBG, bukan hanya di Metro tapi hampir menyeluruh di negeri ini. Hal itu membuktikan program BGN benar-benar jadi proyek bagi-bagi uang APBN.

Di SDN 2 Metro Timur menurut Zulkurnain, menyebut pihak SPPG berjanji besok (maksudnya 25/2/2026) menu MBG akan kembali normal. Tapi, terasa aneh kata Tim Investigasi Pendekar Banten Kota Metro, malah bertanya, kenapa alasannya bahan menu harus inden. Apakah di Kota Metro Metro bahan makanan untuk menu MBG, tidak ada dan harus didatangkan dari luar daerah?

Dan, persoalan standar menu MBG di Kota Metro sering tidak sesai dengan ketentuan, namun masih saja terjadi pemberian menu tak sesuai dengan standar.

Kabar yang diterima Lampungcentral.id menyebut pihak SPPG Iringmulyo I Kecamatan Metro Timur telah mengklarifikasi dengan meminta maaf melalui Kepala Kordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagaimana disampaikan Alvi kepada beberapa awak media, Selasa (24/2/2026).

Dalam klarifikasinya, Alvi berjanji, selain meminta maaf bahwa dengan kejadian tersebut pihaknya akan terus melakukan evaluasi, baik dari segi prasarana dan juga menu yang akan dibagikan pada penerima manfaat.

“Kita tahunya di lapangan banyak kendala, yang kita hadapi tetapi, kita dalam memproses juga memperbaiki kesalahan pada hari ini,” kilahnya.

Bahkan Alvi mengajak warga masyarakat yang tidak terlibat pada SPPG, untuk sama-sama nama program, dan, kata dia pihaknya juga ingin yang terbaik untuk anak-anak kita, sehingga kita akan terus perbaiki.

Alvi pun banyak memberi keterangan sehubungan kasus viral menu MBG di SDN 2 Iringmulyo Metro Timur yang tidak sesuai dengan standar dan petunjuk pelaksanaan (juknis). Dikatakannya, mereka dapur MBG di Kota Metro bersama-sama bekerja untuk kelancaran proses program pemerintah tersebut. (LC-02/K-5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.