METRO, (LC)—Musrenbang tingkat kecamatan di Kota Metro yang dilaksanakan, Kamis (29/1/2026) merupakan Musrenbang tingkat kecamatan yang terakhir dari lima kecamatan yang ada.
Pada Musrenbang Tingkat Kecamatan Metro Pusat dilaksanakan di Balai Serba Guna Hadimulyo Barat, dipimpin oleh Asisten II Sekdakot, Dr Kusbani mewakili Walikota yang sedang berada di Jakarta itu mengusung tema “Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial Sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi Sosial Berkelanjutan”
Hadir dalam kesempatan itu, Asisten I Setdakot Rosita Mizi, Asisten III Suwandi, DPRD Ria Haryati, Ancillah Hernani, Staf ahli Ir. Bangkit, Kadishub Helmy, Kadis LH Yery Ichwan, Staf ahli Komarudin dan pejabat serta undangan lain yang sudah ditentukan.
Materi Musrenbang memberikan informasi tentang luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah KK dan jumlah RT/RW di Kecamatan Metro Pusat. Target PBB 2025 sebesar RP. 2.123.505.750. Realisasi total penerimaan PBB 2025 sebesar Rp 1.503.777.557. Sementara, Realisasi piutang 2025 sebesar Rp 255.241.890. Dengan Persenetase realisasi 2025 sebesar 58,80 % dan persentase total penerimaan sebesar 70,8%
Penerimaan (realisasi) PBB 2025 dipegang Kelurahan Metro dengan penerimaan sebesar Rp 460.880.390.000, sedangkan realisasi penerimaan terendah didapati kelurahan Imopuro sebesar Rp 239.912.626.000,-
Upaya dan Strategi Dalam Peningkatan PBB akan dilakukan: (1) Membuat Surat Himbauan secara berkala kepada Lurah. (2) Membentuk tim monitoring dan Penagihan Tingkat Kecamatan. (3) Mengutamakan Penagihan Wajib Pajak (WP) yang Nilainya lebih besar. Dan, (4) Sosialisasi dan Pembinaan kepada kolektor Kelurahan secara berkala.
Untuk realisasi dana kelurahan di Kecamatan Metro Pusat, untuk pembangunan dan rehab drainase, pembangunan cor blok, pembangunan gorong-gorong dan hibah Sarpras bidang ekonomi dan sosbud terelisir 100 persen dari anggaran yang dkucurkan sebesar Rp 1.000.000.000,-
Rekapitulasi informasi pembangunan Kecamatan Metro Pusat 2026 bidang fisik, sosial ekonomi dan pemerintahan akan memperoleh anggaran masing-masing untuk kelurahan Metro Rp Rp. 3.377.514778, Kelurahan Imopuro Rp. 4.217.368.578, Kelurahan Hadimulyo Barat Rp.2.681.246.529, Kelurahan Hadimulyo Timur Rp. 3.875.721.729 dan Kelurahan Yosomulyo Rp. 4.170.852.529. total anggaran Rp. 18.422.704.143. (LC-01)









