METRO, (LC)—Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menjajaki kerjasama dengan Penjamin Investasi Indonesia (PII), yang nantinya akan mengarah kepada jaminan pinjaman kepada pihak perbankan sebagaimana dibutuhkan Pemkot Metro.
Berdasakan pemantauan langsung lampungcentral.id di Kantor Walikota Metro beberapa pejabat dan anggota DPRD, hadir dalam pertemuan dengan rombongan PII dan staf dari Kementerian Keuangan, Rabu (3/6/2026) pertemuan dan koordinasi berlangsung di Aula Pemkot.
Delegasi Pemkot Metro dipimpin Pj Sekda, Dr Kusbani didampingi Asisten I, Ketua Bappeda ada juga nampak Kadis Perhubungan Wahyu, Plt Kadispora dr. Ridho, Inspektur kantor inspektorat, Henry Dunan dan staf Ahli H. Komarudin.
Juga, hadir Ketua DPRD Ria dan beberapa anggota seperti Efril Hadi, Khuzaini, H. Abdulhak, Akhmadi, Icon dan H. Ansori. Diinformasikan materi koodinasi antara Pemkot Metro dan PII berkaitan dengan wacana pinjaman uang yang disebutkan lamanya berdurasi 10 tahun.
Salah satu anggota DPRD Kota Metro menyebutkan, jika pinjaman itu terjadi, maka Pemkot Metro selama kurun waktu 10 tahun harus membayar angsuran seberasr Rp 21 miliar per tahunnya.
“Itu kalau tercapai kesepakatan kerjasama,” ungkat anggota DPRD yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, usai pertemuaan koordinasi tersebut salah satu anggota konsulatan yang ikut rombongan PII, Setyo mengungkapkan kehadiran mereka hanya koordinasi biasa antara pemerintah pusat dan daerah.
“Koordinasi itu bukan menyangkut peminjaman uang, karena PII bukan pemberi pinjaman seperti SMSI,” jelas Setio.
Posisi PII hanya untuk mengadakan kerjasama, yang hari ini diawali dengan pertemuan koordinasi awal.
“Kalau memang dalam kerjasama itu terjadi kesepakatan, PII nantinya akan melakukan pinjaman ke bank untuk daerah,” ujar dia seraya mengatakan bahwa kehadiran mereka bukan bukan untuk memberikan pinjaman.
“Tolong jangan sampai salah menulis kalau kedatangan PII ke Metro untuk memberikan pinjaman. Itu salah!’” tegasnya.
Usai peremuan koordinasi rombongan Kemenkeu, PII dan konsultan dijamu makan siang di rumah dinas Walikota.
Ketika ditanya apakah pertemuan koordinator yang barusan dilakukan, sudah menemukan kesepakatan.
“Setio mengatakan, ini baru koordinasi,” katanya. (LC-01)









