Nasional

Polisi Tak Berseragam Awasi Obyek Wisata Di Kepahiang Karena Rawan Kejahatan

×

Polisi Tak Berseragam Awasi Obyek Wisata Di Kepahiang Karena Rawan Kejahatan

Sebarkan artikel ini
Kawasan Perkebunan Teh Kabawetan Kephiang masih jadi primadona tempat wisata masyarakat. FOTO: Ist/LC

KEPAHIANG, (LC)—Karena sering terjadi terjadi kejahatan di obyek wisata di Kabupaten Kepahiang provinsi Bengkulu, akhirnya polisi dari Polres Kepahiang menyebar ke setiap obyek wisata tanpa mengenakan atribut polisi.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan, khususnya di titik-titik objek wisata, apalagi menjelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1446 H, di mana warga banyak berkunjung ke beberapa obyek wisata di Kepahiang.

Penyebaran polisis tanpa mengenakan pakaian seragam di obyek-obyek wisata di daerah Kepahiang dibenarkan oleh Kapolres Kephiang,  AKBP M. Faisal Pratama, SIK.

“Upaya itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya tindak pidana di kawasan wisata,” kata Faizal Pratama.

Dijelaskannya, pihak kepolisian selama ini sudah mengamati, memang pariwisata di Kepahiang terus berkembang dan jadi salah satu tujuan pengunjung khususnya saat libur lebaran seperti ini. Ini bagaikan pedang bermata dua, jika tak diantisipasi bakal memicu terjadinya tindak pidana.

Dengan langkah tersebut, ungkap Kapolres pengamanan terbuka dan tertutup, pihaknya berharap dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya di kawasan objek wisata.

Penempatkan personel tak berseragam, juga dinilai lebih ampuh dalam menekan angka kejahatan di tempat wisata.

“Kami sudah waspadai hal tersebut (terjadinya tindak kejahatan,red). Nanti, ada personel tak berseragam di kawasan wisata, untuk beri rasa aman di tempat wisata,” tambah Kapolres.

Selama musim libur lebaran Idul Fitri kali ini, jajaran Polres Kepahiang telah menyiagakan Pos terpadu Idul Fitri di Tugu Kopi Pasar Kepahiang. Termasuk juga menyiagakan pos pengamanan di perbatasan liku 9 dan dengan Empat Lawang (Sumsel).

Di Kabupaten Kepahiang sendiri, kawasan wisata kebun teh Kabawetan tetap menjadi primadona pengunjung luar daerah. Dari dua pintu masuk utama yakni Jalan simpang banteng (samping eks RSUD Lama) dan simpang PDAM pengunjung mesti meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jembatan Kampung Bogor.

Di sini, selain jalan berlubang, ruas jalan sempit dan menikung kerap menimbulkan kemacetan panjang. Guna menghindari antrean saat terjadi kemacetan, pengunjung dapat memilih jalur lain. Yakni, melawati simpang Kutorejo hingga menuju Desa Air Sempiang.

Adapun objek wisata lain, yang juga kerap disambangi pengunjung saat musim libur lebaran adalah air terjun Curug Embun dan Danau Suro. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.