METRO, (LC)—Warga RT 09 RW 03 Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat Kota Metro kembali kebobolan setelah sekitar semingguan pemasangan tiga titik lokasi portal. Satu unit motor honda merek Beatstrip Nopol BE 6891 KB warna putih dibawa kabur.
Kejadian aksi curanmor tersebut pada Sabtu malam Minggu (14/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB tergolong berani, karena suasana di wilayah RT 09 baru saja selesai sholat magrib berjamaah di Mushalla Nurul Iman. Jaraknya dengan rumah korban hanya beberapa meter.
Sementara itu, rumah korban dekat dengan gardu ronda di prapatan Jalan Salak Timur, dan sekitar 25 meter dari gardu ronda itu, di salah satu rumah mulai siap mengadakankan rapat pembentukan panitia pernikahan anaknya.
Aksi curanmor tersebut sempat terdeteksi oleh salah satu warga yang menurut korban, Tama dua pelaku curanmor yang mengambil motornya menuju ke arah kampus di Yosodadi, Metro Timur.
“Kata saksi yang sempat mengikuti pergerakan pelaku curanmor itu, pelaku membawa senpi saat melarikan motor miliknya,” kata korban kepada Lampungcentral.id, Minggu (15/2/2026).
Menurut Tama, kronologis kejadiannya terjadi setelah dirinya dan isteri membeli makanan di kawasan kampus lebih kurang sekitar 2,5 km dari rumahnya. Setelah dari kampus dalam kondisi masih gerimis. Korban mampir di dekat PB Swalayan Slikur membeli pecel lele.
“Sampai di rumah, motor diparkir dekat pintu masuk rumah dan kunci motor yang satu untaian dengan kunci rumah diletakkan di atas meja ruang tamu,” jelas Tama.
Tama menambahkan, sekitar pukul 19.00 WIB dia ke luar, dan kaget mengetahui motornya sudah tidak ada lagi di depan pintu rumah kontrakannya.
“Sebelum pukul 20.00 WIB saya ke Polsek Metro Pusat, untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Di Mapolsek hanya ada satu petugas yang berjaga, berdasaran infonya anggota lain sedang patroli,” kata Tama dengan wajah sedih.
Karena dapat info dari Mapolsek Metro Pusat, bahwa ada anggota polisi sedang olah TKP, Tama kembali ke rumahnya dan menurut isterinya baru saja ditanyai oleh Babinkamtibmas, Andri tentang kejadian pencurian motor itu.
Tama melihat di gardu ronda masih ada anggota Polsek Metro Pusat yang menjadi Babinkamtibmas wilayah Metro Pusat, iapun mendatangi gardu ronda RT 09. Setelah itu korban kembali ke Mapolsek Metro Pusat untuk memberikan laporan kejadian pencurian motor di rumahnya.
“Saya diminta keterangan sampai pukul 02.30 WIB dari pukul 22.00-an WIB,” ujar Tama.
Namun, berdasarkan pemantauan Lampungcentral.id, pihak Polsek Metro Pusat sudah mendatangi TKP, selain didatangi Babinkamtibmas malam kemarin. Informasi yang diperoleh menyebutkan awal 2026 ini kejadian curanmor di wilayah RT 09, terjadi antara pukul 18.00—20.00 WIB dan pukul 03.00—04.30 WIB. Sementara ronda yang baru dilaksanakan ditetapkan waktunya antara pukul 23.00—04.00 WIB. Dan portal ditutup pukul 23.00 WIB. (LC-01)









