Kota MetroPendidikan

Walikota Bambang Lantik Dua Doktor Untuk Jabatan Kadisdikbud Dan Asisten II

×

Walikota Bambang Lantik Dua Doktor Untuk Jabatan Kadisdikbud Dan Asisten II

Sebarkan artikel ini
Dr Agus Muhammad Septian dan Dr Kusbani dilantik oleh Walikota Metro untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Asisten II Setda Pemkot Metro, Senin (24/11/2025. FOTO : RT/LC

METRO, (LC)—Di penghujung November 2025 ini lingkungan pemerintahan Kota Metro melantik dua pejabat bergelar ‘doktor’ untuk memperkuat pelaksanaan roda kepemerintahan yang tepat dari basis keilmuawan pejabat yang dilantik. Dua pejabat yang dilantik, Senin (24/11/2025) itu adalah Dr. Agus Muhammad Septian sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dr. Kusbani sebagai Asisten II Setda Kota Metro.

Kedua pejabat yang baru dilantik memiliki jenjang karir yang sangat menakjubkan, Agus Muhammad Septian yang lalu orangtuanya memangku jabatan sebagai hakim di PN Metro.

Sedangkan, Agus sendiri sebelum dilantik menjabat di lingkungan Bandiklat Provinsi—Widiaswara. Juga, pernah menjai Ketua KPU Kota Metro sebelum diangkat jadi ASN. Dan di lingkungan Pemkot Metro Agus bukan orang baru, zaman walikota Lukman Hakim Agus pernah di protokol Pemkot Metro.

Figurnya cukup sosialitas dalam interaksinya dengan masyarakat, organisasi masyrakat, kepemudaan maupun organisasi mahasiswa. Usia yang relatif muda, sangan diyakini mampu menjadi agen peningkatan dunia pendidikan di Kota Metro.

Sementara, Dr Kusbani yang selama ini dikenal sebagai pengusaha dengan armada bus Bg Star, juga sebagai pengelola Lembaga Pendidikan Sekolah Tinggi Olahraga (STO), yang kini menjadi STKIP Rosalia berbascam di Mulyojati 16.C.

Keduanya, bukan sekadar figure biasa, tapi penempatan keduanya mempunyai arti yang sangat positif untuk bagtaimana mengakselerasi program strategis daerah di sektor pendidikan dan kebudayaan.

Dalam pelantikan keduanya, walikota Bambang Iman Santoso menekankan bahwa pelantikan ini merupakan bagian krusial dari mekanisme pemerintahan dan bukan sekadar upacara seremonial.

“Pelantikan hari ini merupakan bagian dari mekanisme pemerintahan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Bambang seraya menambahkan, pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan amanah dan tanggungjawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan loyalitas terhadap bangsa dan Negara.

Bahkan, Bambang sempat menyoroti proses seleksi yang telah dilalui secara ketat dan objektif. Ia menegaskan, proses tersebut bertujuan untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar kompeten.

Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama kata Bambang Iman Santoso yang ia lantik telah dilaksanakan setelah seluruh tahapan seleksi dilalui sesuai ketentuan yang berlaku. Proses ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel agar menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik,” jelas Bambang.

“Agar pejabat yang dilantik mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya,
bangun budaya kerja yang berlandaskan etika, integritas, dan objektivitas, serta dapat menjalankan peran dengan integritas, profesionalisme, dan keberanian moral, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berdaya saing, dan dipercaya oleh masyarakat,” harap Bambang.

Namun demikian, Bambang Iman Santoso mengingatkan, bahwa jabatan baru tersebut adalah pengakuan atas kemampuan dan rekam jejak, sekaligus amanah besar yang menuntut adaptasi cepat.

“Saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah supaya memberikan dukungan penuh, membangun komunikasi yang baik, dan bersinergi secara positif dengan pejabat yang baru dilantik, demi kelancaran program pembangunan di sektor strategis pendidikan dan kebudayaan,” ucap Walikota Bambang Iman Santoso. (LC-01/LC-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.