Hukum & Kriminal

Seorang Warga Tertipu Belanja ‘Online’ di Kota Metro

×

Seorang Warga Tertipu Belanja ‘Online’ di Kota Metro

Sebarkan artikel ini
Seorang warga Kota Metro tertipu belanja online dengan penjual di Metro. FOTO: ist/LC

METRO, (LC)—Ketika seorang warga Kota Metro berniat membeli cat untuk keperluan jelang lebaran dengan cara mencari website beberapa toko yang menjual cat yang akan ia cari. Namun, ketika berhasil mendapatkan toko yang menjual cat di kawasan Kota Metro, setelah berkomunikasi melalui ponsel sebagaimana tertera di website tersebut. Ternyata, menjadi korban penipuan secara online.

Hal itu dialami seorang warga Kota Metro sebut saja Chas yang menceritakan kepada Lampungcentral.id pada Selasa (10/3/2026). Menurutnya, ia sampai dua kali melakukan transfer dan semua berhasil.

Namun, kata korban setelah ditunggu-tunggu cat (barang) yang dipesan tak kunjung datang ke rumahnya. Kemudian, ia mencoba menghubungi toko cat yang ada websitenya itu melalui ponsel.

“Tapi, pihak toko yang dihubungi mengatakan, itu bukan website mereka dan tidak pernah melakukan transaksi dengan korban,” kata korban menceritakan hasil komunikasinya dengan toko cat di bilangan Mulyojati—depan SPBU Mulyojati, Metro Barat, Kota Metro.

Dijelaskan korban saat dia menghubungi nomor ponsel yang tertera di website TB Tani Jaya, awalnya dapat berkomunikasi dan yang dihubungi mengatakan, kalau mau uangnya kembali silakan scan barcot yang ia kirim.

“Ketika saya scan, saya kembali menstransfer uang. Tapi, barangnya gak kunjung tiba bahkan nomor ponsel yang sebelumnya ia hubungi sudah diganti,” ujar korban seraya menambahkan, urusannya ribet sekali.

Lampungcentral.id mencoba menanyakan kepada salah seorang wartawan di Kota Metro, dan ia menjuawab bahwa itu modus penipuan. Di mana si penipu mengganti nomor telepon website TB Tani Jaya dengan nomor ponsel si penipu.

“Jadi, itu modus penipuan dan sekarang marak terjadi,” aku si wartawan yang enggan disebutkan namanya itu.

Kemudian, media ini mencoba mengonfirmasikan kasus tersebut ke Polsek Metro Barat dan mengirimkan scan data yang dikirim korban, dengan tujuan memberitahu bahwa ada modus penipuan yang dialami korban. Informasi dari Polsek Metro Barat menjelaskan, memang kasus itu susah dilacak, jika ingin melaporkan ke Polres Metro melalui Tipiter.

Sementara korban penipuan itu mengakui ia mengalami kerugian mencapai Rp 4,5 juta dengan dua kali melakukan transfer. Korban menambahkan, ketika dirinya menelepon TB Tani Jaya didapat informasi bahwa gak ada transfer uang korban kepada pihaknya.

Pihak TB Tani Jaya, juga meminta data kepada korban agar pihaknya daat melaporkan ke pihak yang berwajib, kata korban menirukan hasil percakapannya dengan pemilik TB Tani Jaya.

“Ya, saya sudah tertipu, Bang,” katanya. (LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.