Hukum & Kriminal

Wartawan Gagalkan Aksi Curanmor di Margorejo

×

Wartawan Gagalkan Aksi Curanmor di Margorejo

Sebarkan artikel ini
Rendro berhasil gagalkan aksi pelaku curanmor di kediamannya. FOTO: Ist/LC

METRO, (LC)—Keresahan Masyarakat Kota Metro akhir-akhir ini sangat beralasan akibat makin maraknya aksi curanmor (pencurian sepeda motor) yang tak kenal waktu dan tanpa memilih calon korbannya.

Kali ini, kawanan curanmor terdiri dari 2 orang mengendarai sepesa motor (motor) yang akan beraksi di Jalan Adipati Keluraan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan gagal menggasak 1 unit motor milik seorang wartawan.

Gagalnya kedua pelaku itu karena dipergoki pemilik motor dan bunyi alarm di rumah korban Rendro Lukito alias Boki, Kamis sore (14/3/2025). Gagalnya kedua pelaku curanmor sempat gegerkan warga masyarakat di sekitar kediaman korban.

Motor yang diincar pelaku adalah Honda Beat warna Hijau yang diparkir di teras rumah Boki. Menurut Boki, kejadian itu bermula sekitar pukul 16.00 WIB dirinya ke luar rumah. Namun, Boki kaget di depan rumahnya sudah ada 2 orang di dekat motor miliknya.

“Yang satunya sedang mendongkel lubang kunci kontak, sedangkan satu lagi tetap berada di atas motor,” ujar Boki.

Melihat keadaan tidak baik, Boki meneriaki pelaku curanmor mengaibatkan kedua pelaku panik dan kabur sebelum berhasil menggondol motor Honda Beat miliknya.

“Saya ke luar rumah dan langsung melihat ada orang yang sudah berusaha mendongkel kontak motor saya. Begitu saya sadar itu percobaan pencurian, saya langsung berteriak,” jelas Rendro alias Boki kepada awak media.

Dikatakan Rendro, setelah dirinya meneriaki kedua pelaku, akhirnya mereka langsung melarikan diri ke arah Metro Timur tanpa membawa hasil.

“Pelakunya dua orang, yang satu memakai sweater biru dongker, keduanya pakai masker. Mereka langsung kabur ke arah jalan utama,” tambahnya.

Informasi yang diperoleh media ini, sebelum kejadian di rumah Rendro yang gagal mengambil motor, kejadian curanmor juga menimpa warga Margorejo dan berhasil.

Pelaku curanmor beraksi sekitar pukul 15.00 WIB dan menggasak 1 unit motor Honda Supra X. “Itu kejadian pada hari Kamis,” ujar warga.  Dan, wilayah Margorejo memang kerap menjadi sasaran pencurian kendaraan bermotor. Aksi para pelaku sering kali terjadi pada sore atau malam hari saat situasi lingkungan mulai sepi.

“Kejadian ini sudah dua kali dalam seminggu. Kami sebagai warga jadi resah. Ini menunjukkan kalau lingkungan kita sudah diincar oleh pelaku pencurian,” ungkap Rendro.

Atas kejadian itu, warga setempat berharap, agar aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk meningkatkan keamanan di lingkungan mereka. Beberapa warga mengusulkan agar dilakukan patroli lebih intensif, terutama di jam-jam rawan.

“Kami sangat berharap polisi lebih sering melakukan patroli di lingkungan kami. Kejadian seperti ini bisa menimpa siapa saja, dan kalau dibiarkan terus, pencuri pasti makin nekat,” ujar Ipsal warga setempat.

Aksi sigap Rendro Pratikno dalam menggagalkan pencurian ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Keberaniannya meneriaki pelaku menunjukkan bahwa kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting dalam menghadapi aksi kejahatan.

“Kalau semua warga bisa saling peduli dan waspada, pencurian bisa diminimalisir. Kami juga akan menggalakkan ronda malam agar lingkungan lebih aman,” tandasnya.

Dengan adanya kejadian ini, warga Metro Selatan diingatkan untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan keamanan di lingkungan masing-masing. Semoga upaya bersama antara masyarakat dan aparat kepolisian dapat menekan angka kejahatan dan menjadikan Metro Selatan lebih aman.(LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.