TANGGAMUS, (LC)-Wali murid SMP Negeri 3 Pugung, Kabupaten Tanggamus mempertanyakan penggunaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Pasalnya, sarana & prasana di sekolah SMP Negeri 3 Pugung sejumlah fasilitas mengalami kerusakan seperti atap ruang kelas yang mengalami bocor.
Selain itu juga, orang tua Wali murid mengeluhkan Kepala Sekolah yang jarang masuk kantor.

Menurut salah satu Wali Murid yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa, merasa khawatir ruang kelas yang dinilai tak layak pakai.
“Kayu penyangga atap sudah mulai lapuk, Kami para wali murid takut tiba-tiba atap gedung kelas ambruk menimpa anak kami,” keluhnya kepada media Lampungcentral.id, pada Senin, (08/12/2025).
Selain itu, Wali murid mengungkapkan bahwa, sejak menjabat sebagai Kepala Sekolah, dalam waktu satu bulan hanya 2 -3 kali datang ke sekolah.
Lebih lanjut, Wali murid menilai pengguna anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diduga tidak direalisasikan.
“Kami menduga Dana BOS di korupsi, dikarenakan tidak adanya Pembagunan maupun Rehab sekolahan,” ujarnya.
Para wali murid berharap, Bupati Tanggamus agar segera turun tangan menangani masalah ini sebab Kepala sekolahnya jarang masuk kantor.
Sementara itu, awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Sekolah SMP N 3 Pugung, Solchan. Namun belum mendapatkan respon saat dihubungi via whatsApp, pada Kamis, (13/11/2025) lalu.
(LC-06)









