PBAK Fakultas Syariah UIN Jusila Metro
METRO, (LC)—Mahasiswa baru Fakultas Syariah Universitas Islam Jurai Siwo Lampung, Metro Program hukum keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) dan Hukum Tata Negara mengikuti pengenalan budaya akademik (PBAK) tahun 2026, Senin (7/9/2026).
Acara yang diselenggarakan sekaligus melakukan di Kampus 2 UIN Jusila di Banjarrejo, Batanghari Lampung Timur itu diawali acara formal dengan sambutan ketua panitia, Prima Kenze yang menyampaikan bahwa budaya PBAK ini untuk memperkenalkan budaya dan atmosfir fakultas.
“Agar ke depan mahasiswa baru sedari awal dapat menyesuaikan diri, khususnya administrasi dan birokrasi kemahasiswaan fakultas syariah,” ujar Prima Kenze.
Serangkaian prosesi PBAK UIN Jusila itu, Sainul, SH, MA mewakili dekan Fakultas Syariah Prof. Husnul Fatarib, Lc, MA, PhD yang juga selaku Wakil Dekan III membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Sainul menyampaikan titipan pesan dekan, karena dekan sedang mengikuti rapat dengan Rektor UIN Jurai Siwo Lampung Prof. Dr. Ida Umami, MPd.Kons.
Lebih lanjut dalam sambutannya Sainul menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dan bergabung bergabung menjadi mahasiswa Fakultas Syariah.
Kedua, kata Wakil Dekan III itu, belajar di perguruan tinggi tidak sekedar mencerdaskan otak, tapi metode seberapa cerdas memahami masalah keilmuan yang dipelajari dan melatih pribadi mahasiswa yang matang berperilaku. Perguruan tinggi mencerdaskan kognitif, afektif dan psikomotorik.
“Pribadi yang berakhlakul karimah menjadi tolak ukur jati diri mahasiswa PBAK,” ujarnya. Sebagai mahasiswa Syariah Sainul menambahkan, bahwa tidak cukup dengan modal cerdas jadi mahasiswa Syariah. Tapi, perlu ditanam jiwa keberanian sebagai karakter.
“Tanpa keberanian keilmuan yang didapat sulit diimplementasikan,” tegasnya.
Ilmu Syariah dan hukum yang kalian pelajari merupakan ilmu terapan. Artinya, tambah Sainul ilmu untuk membela yang benar dan menyalahkan yang lain sesuai ilmu Syariah dan hukum.
“Akan berhadapan dengan berbagai karakter sebagai mitra bahkan lawan. Selanjutnya sambutan ditutup dengan dinyatakan PBAK dibuka secara resmi,” urai ahli hukum itu.

Sementara itu, Wakil Dekan I, Firmansyah, MH dalam sambutannya, juga menyampaikan hak dan kewajiban mahasiswa. Sementara kepala program studi memperkenalkan keunggulan prodi yang ia pimpin: ‘visi’, misi, kompetensi lulusan.
Dekan dalam kesempatan itu menanggapi tentang PBAK. Secara terpisah bahwa dengan PBAK mahasiswa akan mengenal di mana ia belajar. Semua akan mudah dan menyenangkan selama belajar, konsep awal belajar atas dasar cinta ilmu.
Sedangkan Kabag Fakultas Syariah, Susi Yuianti, SH, MH. Menambahkan kalau kegiatan pengenalan budaya akademik (PBAK) tahun 2026 itu sendiri disupport para akademisi dan tenaga Tendik.
“Dalam penegasannya, Wakil Dekan III mengatakan, kegiatan PBAK adalah kegiatan positif, ke depan tentunya akan sangat membantu semua pihak dalam perencanaan tugas kegiatan, pelaksanan tugas sampai tahap pelaporan,” katanya. (LC-01)









