Pendidikan

Dekan Fakultas Syariah UIN Jusila Pimpin Tim Riset Fasya Mengikuti Internasional di UIN Walisongo Semarang

×

Dekan Fakultas Syariah UIN Jusila Pimpin Tim Riset Fasya Mengikuti Internasional di UIN Walisongo Semarang

Sebarkan artikel ini
Dekan Fakultas Syariah UIN Jusila Metro mengujungi dan melakukan ICOSHEL, BRENCHMARKING di berbagai perguruan tinggi Islam Negeri di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. FOTO: Ist/LC

SEMARANG, (LC)–Tim Riset Fakultas Syariah mengikuti ajang internasional Confrence, dipimpin langsung Dekan Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung bapak Prof. Husnul Fatarib, Lc, MA, PhD yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ajang akademik, sangat penting. Baik untuk pribadi sebagai narasumber, maupun penting untuk akreditasi prodi sebagai eviden borang akreditasi termasuk universitas.

Sebagai Dekan, rasa bangga dan support dapat mengikuti talenta akademik bertaraf internasional. Sementara Rektor UIN Jurai Siwo Lampung Prof. Dr Ida Umami, MPd.Kons memberikan respon positif. Dengan penuh semangat semangat menyatakan ini kesempatan para dosen syariah. Usahakan berangkat dan harus di berikan dukungan penuh. Rektor memberikan surat tugas bukti komitmen akan jiwa kademisi totalitas.

Seminar  Internasional ini ada delapan orang atau empat tim sebagai narasumber, yaitu: Prof. Husnul Fatarib, Lc, MA, bersama Agus Salim Firliadi, MH dan Moelki Ardliansyah, MH. mengangkat tema: “Integration of Hifs al-Bi’ah in the Indonesia Halal Product Assurance of Enviromental Risk Based Halal Sertification as an akctualization of Maqoshid al-Syariah”

Tim Riset Fakultas Syariah mengikuti ajang internasional Confrence, dipimpin langsung Dekan Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung mengunjugi UIN Salatiga, Jawa Tengah. FOTO: Ist/LC

Tim kedua oleh Sainul, SH, MA, MH bersama Choirul Salim, MH Tentang: “Beyond Certigication: Transnasional Halal Government and the politics of Recognation in Moslim- Minority East Asia“. Sedangkan Nizarudin, SAg, MH mengangkat isu tentang Beyond Compliance: Reconstructing RegulatoryJusticeJusticeinnIndinesia’sMandatory Halal Sertification“. Tim keempat oleh bapak Firmansyah, MH tentang “Self-Declare as a Source of Continuing Obligation: Reconstructing Halal Sertification In Islamic Contract Law”

Kegiatan dilakukan dengan paparan langsung di depan audience international Confrence atau secara luring, maka tim ini berangkat ke Semarang. Sementara untuk melengkapi kegiatan ni sekaligus memberikan manfaat maka akan dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) antar peneliti kegiatan riset kajian hukum ekonomi syariah atau Muamalah.

Dan ada juga Brenkmercking untuk studi peningkatan kompetensi pengelolaan manajemen fakultas yang kompatable berbasis teknologi. Kegiatan ini dipimpin langsung Kabag Fakultas Syariah ibu Susi Yulianti, SH,MH. Dengan tim manajemenfakultas.

BRENCHMARKING: Solusi Menjadikan Kampus Unggul dan Berdampak

Dekan Fakultas Syariah, menyampaikan bahwa kegiatan ini: “kegiatan yang sangat baik, sangat bermanfaat dan salah satu menjadi standar menuju kampus unggul”. Dan ungkapan terimakasih kepada semua pihak yang berkonstribusi mendukung kegiatan ini.

Fakultas Syariah UIN Jusila sejak beberapa tahun silam terus bergerak maju dalam meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan. Di bawah inisiasi Dekan Fakultas Syariah, Prof. Husnul Fatarib, Lc, MA, PhD., Fakultas Syariah telah menggelar serangkaian kegiatan benchmarking (studi banding) ke dua universitas Islam terkemuka, yaitu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Salatiga pada Kamis—Jumat  (10–11/9/2026).

Langkah strategis itu diambil dengan pertimbangan matang. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dipilih karena statusnya sebagai salah satu kampus Islam tertua dan pionir di Indonesia, yang memiliki kekayaan pengalaman serta strategi matang dalam membangun institusi bereputasi tinggi.

Sementara itu, UIN Salatiga dibidik sebagai mitra diskusi karena posisinya yang setara, namun memiliki akselerasi prestasi yang luar biasa, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan itu Dekan Fakultas Syariah, Prof. Husnul Fatarib menegaskan, bahwa evaluasi dan perbandingan kinerja sangat krusial bagi masa depan fakultas.

“Urgensi benchmarking ini sangat penting agar organisasi kita tidak tertinggal dan terus berkembang secara kompetitif. Kita perlu membandingkan proses bisnis kita dengan standar terbaik demi mewujudkan tata kelola fakultas yang berdaya saing global dan berdampak nyata bagi masyarakat,” jelas Prof. Husnul.

Diskusi Hangat dan Penguatan Tata KelolaKunjungan pertama berlangsung di Ruang Rapat Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kehadiran tim disambut hangat oleh Prof. Dr. Ali Sodiqin, MAg.

Tim Riset Fakultas Syariah mengikuti ajang internasional Confrence, dipimpin langsung Dekan Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung bapak Prof. Husnul Fatarib, Lc, MA, PhD yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang, Jawa Tengah. FOTO: Ist/LC

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak mengurai berbagai aspek perkembangan fakultas hingga program studi (prodi). Pembahasan mendalam meliputi bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, hingga kemahasiswaan. Selain itu, kedua kampus mendiskusikan strategi admisi, guna meningkatkan nilai jual dan minat calon mahasiswa terhadap prodi ilmu syariah dan hukum, serta kolaborasi publikasi ilmiah antar-perguruan tinggi.

Rangkaian benchmarking berlanjut ke Ruang Rapat Fakultas Syariah UIN Salatiga yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ilya Muhsin. Di sini, fokus pembahasan meluas pada pengembangan kurikulum, pengelolaan Ma’had (pesantren kampus), optimalisasi komunitas mahasiswa, hingga manajemen laboratorium hukum.

Visiting Lecture: Adaptasi Teknologi AI dalam Hukum tidak hanya berfokus pada manajemen, kegiatan ini juga diisi dengan program visiting lecture (kuliah tamu) oleh para dosen Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung untuk memperkaya pengalaman akademik lintas kampus. Dalam sesi tersebut, Moelki Ardliansyah, M.H. menyampaikan materi mutakhir mengenai Ilmu Falak.

Sedangkan Rahmah Ningsih, MAHk. memberikan pemaparan mengenai teknis penelitian dan penulisan tugas akhir ilmu syariah dan ilmu hukum dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Acara ditutup dengan penuh kehangatan melalui kegiatan campus tour untuk meninjau sarana dan prasarana penunjang akademik di masing-masing kampus, serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kemitraan yang kuat di masa depan.

STUDI TOUR: Normalisasi Kesibukan Administratif Kampus Dengan Wisata Studi

Sepanjang Pulau Jawa adalah kota-kota penting, untuk mengedukasi setiap pribadi untuk menjadi lebih baik. Kota Semarang kota yang mengedepankan wisata sejarah, diantaranya Lawang Sewu, Masjid Agung dan lainnya.

Di sana bukan sekedar rekreasi tapi juga belajar akan historis masa lalu. Sebagai wisatawan, yang tidak jauh dari lokasi International Conference on Sharia Economic Law (ICOSHEL) memilih wisata ke Lawang Sewu, menikmati peninggalan. Sejarah tentang per-kereta api-an. sesaat menikmati, lalu istirahat di Masjid Agung Semarang untuk melaksanakan kewajiban sholat. Tak terasa waktu habis, tugas berjalan baik dan menikmati wisata.

Sementara Yogyakarta terkenal dengan sebutan kota pelajar, karena pusat pendidikan yang berdiri megah pusat belajar dari TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi terkenal. Kota pelajar sangat didukung pasilitas penunjang, perhotelan, wisata alam, termasuk wisata belanja. Selama di Yogyakarta setelah berdiskusi maka memilih wisata Malioboro. Malioboro sangat identik kekhasan kota Yogyakarta. Disana pusat belanja batik, kuliner dan tak kalah penting pada titik nol kilometer, wisatawan bisa menikmati peninggalan sejarah: mulai Ari Keraton Yogyakarta, Istana Negara, Benteng ban Den Berg, Kantor Pos. Wisata ini dilengkapi tempat duduk santai saat wisatawan kelelahan dan menikmati berbagai hiburan untuk wisatawan.

Dengan Wisata ini maka selesai seluruh agenda kegiatan, mengikuti ICOSHEL, BRENCHMARKING. Selanjutnya ilmu yang didapat dari pengalaman, diskusi menjadi tanggungjawab untuk menjadikan UIN Jurai Siwo Lampung, khususnya Fakultas Syariah lebih aik diwaktu kemudian. (kontributor 1/LC-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.